Kinerja PPL Kelurahan Nitu Akan Dievaluasi

Kota Bima, Kahaba.- Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Kota Bima Yusli Hardin sudah mengetahui masalah pengecer dan PPL di Kelurahan Nitu, kemudian menyebabkan petani meminta agar mengevaluasi kinerja PPL setempat. (Baca. Pupuk Langka, Panen Terancam Gagal, Petani Nitu Minta PPL Diganti)

Kabid Penyuluhan Dinas Pertanian Kota Bima Yusli Hardin. Foto: Bin

Kata dia, jumlah penyuluh pertanian di Kota Bima terbagi dua. Dari PNS sebanyak 29 orang, kemudian tenaga harian lepas sebanyak 13 orang. Sehingga total jumlah PPL di Kota Bima sebanyak 42 orang. (Baca. Soal Pupuk, PPL Nitu Dituding Bermain, Petani Terdampak)

“Jumlah itu tersebar diseluruh kelurahan di Kota Bima,” katanya, Selasa (22/1).

Ia menjelaskan, PPL memiliki tugas pokok dan fungsi memberikan penyuluhan, selanjutnya menyiapkan, melaksanakan, mengembangkan, mengevaluasi dan melaporkan kegiatan penyuluhan. (Baca. Dinas Pertanian Selesaikan Urusan Pupuk, Pengecer dan PPL di Nitu)

“Termasuk mendampingi penyusunan E-RDKK itu, kendati petani yang melaksanakan penyusunan, tapi PPL harus tetap mendampinginya,” terang Yusli.

Kembali ke masalah kinerja PPL Kelurahan Nitu sambung Yusli, bahwa sesungguhnya indikator penilaian kinerja PPL itu termasuk bisa menyelesaikan pendampingan penyusunan E-RDKK. Sementara laporan bulanan di Kelurahan Nitu, juga tidak ada ditemukan masalah.

“Kita melihat justru kinerja PPL Nitu itu bagus,” ungkapnya.

Kendati demikian, karena sudah ada keinginan petani kelurahan setempat agar mengevaluasi kinerja PPL tersebut. Maka akan dievaluasi.

“Keinginan petani akan kita lakukan, akan kita evaluasi,” ujarnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *