Tingkatkan Kunjungan, Dispar Bakal Adakan Live Musik di Pantai Lawata

Kota Bima, Kahaba.- Untuk meningkatkan kunjungan warga di Pantai Lawata pada malam hari, Dinas Pariwisata Kota Bima akan menggelar kegiatan live musik dan pentas seni. Di awal keinginan ini, dinas tersebut akan  memulainya setiap Sabtu malam.

Anak Band di Bima saat tampil di Pantai Lawata beberapa waktu lalu. Foto: Dok Hum

Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima mengatakan, kegiatan live musik dan pentas seni tersebut tentu saja akan menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung, terutama untuk para generasi muda. Karena nanti, akan disuguhkan musik – musik yang bergenre masa kini, yang dimainkan oleh para anak band.

“Jadi nanti pengunjung sekaligus akan mendapatkan hiburan,” katanya, Sabtu (24/1).

Menurut Sunarti, kegiatan tersebut bukan kegiatan resmi, hanya memberikan warna baru saja di sekitar kawasan Pantai Lawata. Selain live musik, pihaknya juga akan mengagendakan pentas seni dalam bentuk tari dan sebagainya untuk disuguhkan bagi pengunjung Lawata.

“Disuguhkan memang untuk pengunjung, setiap Sabtu malam, mulai pukul 20.00 Wita sampai selesai,” terangnya.

Dengan kunjungan yang semakin meningkat sambungnya, tentu akan berdampak baik untuk pendapan asli daerah (PAD). Pantai Lawata juga yang sebelumnya sepi dari kunjungan, terutama pada malam hari, bisa semakin ramai.

“Lawata sekarang sudah berubah, apalagi di malam hari. Kita buat semakin cantik agar semakin dimintai pengunjung,” katanya.

Sunarti menambahkan, dengan adanya hiburan yang disajikan malam hari di Pantai Lawata, bukan tidak mungkin setiap malam pihaknya menggelar pentas seni dan musik. Hanya saja, dilihat dulu perkembangannya pada rencana setiap sabtu malam.

“Nanti kita lihat, kalau ramai sekali kunjungan, pentas seni dan musik kita adakan setiap malam hari,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *