SMPN 5 Palibelo Langganan Banjir, Proses KBM Terganggu

Kabupaten Bima, Kahaba.- Jika hujan deras turun, SMPN 5 Palibelo selalu digenangi banjir. Akibatnya, Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di sekolah setempat pun praktis terganggu.

Kondisi SMPN 5 Palibelo ketika hujan deras turun. Foto: Ist

Berlokasi persis di tengah perbatasan antara Pemerintah Kota dan Kabupaten Bima, kondisi SMPN 5 Palibelo memang sangat memprihatinkan. Pasalnya, setiap kali hujan datang sekolah itu selalu jadi langganan banjir.

Kepala SMPN 5 Palibelo Haris mengatakan, setiap musim hujan dari tahun ke tahun sekolah tersebut selalu mengalami kondisi serupa. Mirisnya, kondisi itu berakibat pada efektifitas kegiatan KBM.

“Setiap musim hujan selalu saja seperti ini, jadi bukan hal yang baru bagi kami,” ujarnya, Selasa (11/2).

Kata dia, untuk lancarnya KBM sekolah setempat menyiasati Mushola sebagai tempat belajar. Karena untuk ke ruang kelas, siswa dan para guru harus melewati genangan air setinggi betis orang dewasa.

Diakuinya, salah satu penyumbang problem ini adalah tata ruang di sekitar sekolah yang membuat jalur dan ruas jalan lebih tinggi dari area lahan sekolah. Ia pun berharap, segenap civitas pendidikan Kabupaten Bima, khususnya Pemerintah Kabupaten Bima agar mau melirik kondisi sekolah tersebut.

“Terutama pagar sekolah, agar ditata saluran drainasi sebagai jalur air untul menghindari genangan air,” harapnya.

Untuk upaya mengatasi hal itu, pihaknya menimbun beberapa titik-titik yang dianggap rawan dengan dàna seadanya. Tapi jika semua terlibat dan pemerintah ikut memperhatikan, maka masalah itu akan teratasi.

Di tempat terpisah guru di sekolah setempat Iwan Ariksandi mengatakan, kondisi sekolah itu perlu penanganan cepat. Karena akan berdampak pada kelancaran dan efektifitas KBM.

“Kami berharap ada perhatian dari semua pihak, terutama pemerintah daerah,” harap dia.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *