oleh

Janji Aspal tak Kunjung Ditepati, Warga Pandai Tanam Pohon Pisang di Jalan 

-Kabar Bima-15 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Kesal karena Pemerintah Kabupaten Bima tak kunjung penuhi janji untuk aspal jalan, warga Desa Pandai Kecamatan Woha menanam padi dan pohon pisang sepanjang jalan lintas Pandai-Risa yang penuh lumpur, Rabu (12/2).

Kondisi jalan berlumpur di Desa Pandai yang ditanami pisang. Foto: Ist

Menurut Kepala Desa Pandai H Puasa, aksi warga itu karena bentuk protes melihat kondisi jalan yang sudah ditutup lumpur. Kondisi ini mulai dari jalan negara hingga diujung Desa Pandai.

“Bupati Bima dinilai tidak tepati janji, makanya warga menanam padi dan pohon pisang di jalan ini,” katanya.

Sejak hujan terus mengguyur wilayah Desa Pandai dan sekitarnya, warga terdampak banjir dan jalan raya dipenuhi lumpur pegunungan. Tentu saja kondisi ini sangat menganggu aktivitas warga.

“Dari kemarin Pandai digenangi air dan sepanjang jalan tertutup lumpur,” terangnya.

Saat ini sambungnya, masyarakat menagih janji Bupati Bima yang akan mengaspal jalan tersebut pada 2020. Janji itu kemudian masih terus diingat dan ditagih.

“Saya juga sudah sampaikan ke bupati, Kadis PU dan camat untuk segera merealisasikan janji itu,” tuturn kades.

Melihat aksi protes warga tersebut, sebagai kepala desa dirinya tidak bisa melarang. Karena itu hak masyarakat yang juga ingin diberi perhatian seperti warga lain yang jalannya sudah diaspal.

H Puasa menambahkan, kondisi seperti ini terjadi setiap tahun. Kendati pihaknya sudah mengeruk  sungai, akibat tingginya luapan air dari arah utara, menyebabkan banjir menggenangi pemukiman warga dan jalan raya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru