JCH Kota Bima Tahun 2020 Sebanyak 230 Orang, Awal Maret Mulai Pelunasan BPIH

Kota Bima, Kahaba.- Tahun 2020, Kota Bima mendapat jatah sementara Jemaah Calon Haji (JCH) sebanyak 230 orang. Awal bulan Maret, para JCH sudah mulai melunasi Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH).

Kasi Penyelenggaraan Haji Kemenag Kota Bima H Furkan Ar Roka. Foto: Eric

Kasi Penyelenggaraan Haji Kemenag Kota Bima H Furkan Ar Roka menyampaikan, untuk sementara jumlah BPIH diperkirakan masih sama seperti tahun kemarin, yaitu jumlahnya mencapai Rp 38 juta lebih.

“Berdasarkan hasil kesepakatan Kemenag RI dan DPR RI Komisi VIII, bahwa biaya jemaah Haji sama seperti tahun kemarin rata-rata Rp 32 juta sampai Rp 38 juta lebih,” sebutnya, Jumat (14/2).

Furkan menuturkan, perbedaan jumlah BPIH tersebut wajar. Karena biaya setiap embarkasi disetiap daerah seluruh Indonesia juga berbeda berdasarkan jarak dan juga waktu tempuh.

“Untuk Kota Bima BPIH sekitar Rp 38 juta lebih, sedangkan yang kami tahu daerah yang paling rendah BPIH adalah Aceh yang berkisar Rp 32 juta lebih,” katanya.

Ia menjelaskan, berdasarkan data jumlah kuota haji Kemenag, daftar tunggu (Waiting list) untuk masyarakat yang ingin berangkat ke tanah suci mencapai 8 ribu JCH. Bagi warga yang ingin mendaftar tahun ini saja, berdasarkan perhitungan, maka waktu keberangkatan pada 2050, atau 30 tahun berikutnya.

Mantan Kepala MAN 2 itu menambahkan, meskipun jadwal keberangkatan masih cukup lama. Namun pemerintah tetap mengimbau kepada seluruh JCH untuk tetap menjaga kondisi kesehatan, sembari mempersiapkan segala dengan baik dan memeriksa kelengkapan dokumen lain.

“Biar nanti saat tanggal keberangkatan sudah siap,” terangnya.

*Kahaba-04

Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *