oleh

Minggu Pagi, Taman Amahami Dipadati Pengunjung

-Kabar Bima-181 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Taman Amahami di hari Minggu pagi ramai didatangi warga. Taman tersebut memang menjadi salah satu tempat rekreasi yang berada di sekitar Kota Bima, mudah dikunjungi dan berada tepat di samping Masjid Terapung Kota Bima, tempat ibadah yang sudah menjadi salah satu icon daerah Kota Tepian Air.

Suasana Taman Amahami di Minggu pagi. Foto: Bin

Sejak pemerintah memperindah lokasi tersebut beberapa tahun lalu dengan anggaran miliaran rupiah, Taman Amahami menjadi tempat yang sering dikunjungi di sore hari dan malam hari. Namun belakangan terakhir, pada akhir pekan taman dimaksud juga dipadati warga.

Orang-orang ada yang datang menghabiskan waktu untuk berolahraga bersama anggota keluarga dan kerabat. Juga ada yang sekedar untuk jalan – jalan mengelilingi taman tersebut dengan kekasih hati. Terlihat juga ibu bapak muda yang menemani anak mereka nampak riang berlari di sekitar taman-taman bunga.

Tidak itu saja, keramaian Taman Amahami karena tidak sedikit warga yang menjual sarapan untuk pengunjung. Aneka makanan dan minuman dijajakan. Begitu juga penjual lain yang datang menggunakan mobil, menawari pengunjung dengan sejumlah produk. Bagi orang tua yang membawa bocah pun, bisa mengajaknya di tempat penyewaan dengan beragam permainan.

Tentu saja keberadaan Taman Amahami dirasakan manfaatnya oleh warga Kota Bima. Seperti yang diungkapkan oleh Evi Vina, warga Lingkungan Salama Kelurahan Nae, dirinya bersama keluarga beberapa kali datang setiap pagi di Taman Amahami, berolahraga ringan dan menikmati menu sarapan.

“Bagus, karena ada lokasi rekreasi warga di sekitar Kota Bima. Setiap pekan ramai begini. Warga juga leluasa beraktivitas, ada yang berolahraga dan sekedar mencari tempat sarapan yang menarik,” ucapnya.

Pengunjung Taman Amahami di MInggu pagi. Foto: Bin

Menurut Evi, kendati tidak ada fasilitas penunjang lain untuk dinikmati warga. Taman Amahami dinilai cukup sebagai tempat berkumpul warga di waktu pagi dan akhir pekan. Apalagi jika pemerintah menambahnya dengan sarana yang bagus sebagai pelengkap aktivitas warga, tentu akan semakin bagus.

“Ya fasilitas penunjang saya kira perlu ditambah, seperti tempat permainan anak – anak atau apalah,” inginnya.

Hal yang sama juga disampaikan Ilham, warga Kelurahan Penatoi. Ia bersama istri dan anaknya juga sering menghabiskan waktu Minggu pagi di Taman Amahami. Jika matahari sudah cukup terik, baru beranjak pulang.

Kata Ilham, sekitar pukul 06.30 Wita di Taman Amahami sudah dipadati pengunjung. Anak – anak yang datang juga terlihat gembira bermain di taman tersebut. Apalagi ada sejumlah tempat pemainan yang disewa oleh warga.

Menurut bapak satu anak ini, Taman Amahami menjadi tempat untuk rekreasi murah meriah yang ada di Kota Bima. Pengunjung juga bisa berolahraga pagi mengelilingi taman, juga bisa memilih tempat untuk berkumpul bersama keluarga.

Hanya saja jika bisa memberi saran kepada pemerintah, Taman tersebut harus bisa menyediakan tempat untuk warga buang hajat. Karena jika ingin ke Masjid Terapung Amahami, keseringan tidak ada air.

“Mungkin ini bisa dipikirkan oleh pemerintah. Kalau tidak dibangun tempat buang hajat di Taman Amahami, tapi air di Masjid Terapung jangan dibiarkan kering,” sarannya.

Taman Amahami kini memang menjadi salah satu tempat rekreasi yang menarik perhatian warga. Selain jaraknya terbilang dekat, juga dirasa cukup menjadi tempat berkumpul warga untuk menghabiskan waktu pagi, sore dan malam. Semoga saja tempat ini tetap terjaga dengan baik, tamannya di tanam dengan bunga – bunga indah dan menarik di pandang mata. Begitu pun dengan beberapa harapan pengunjung, semoga bisa dipertimbangkan.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru