DLH Ubah Limbah Kayu Jadi Karya Bernilai Ekonomi

Kota Bima, Kahaba.- Selain mengurus urusan sampah dan menjaga kelestarian lingkungan hidup, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bima juga berkarya menjadikan kayu limbah menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi.

Kepala DLH Kota Bima H Alwi Yasin saat duduk di kursi hasil karya pengolahan limbah kayu. Foto: Deno

Kepala DLH Kota Bima H Alwi Yasin menyampaikan, kayu yang dikumpulkan tersebut merupakan kayu yang dibuang masyarakat dan kayu dari pohon tumbang yang dipotong petugas Damkar.

Hasilnya, ada bermacam jenis kayu yang dikumpulkan pegawai DLH, mulai dari kayu jati putih, sonokling, trembesi, kedondong, mahoni serta jenis kayu lain.

“Kayu tersebut diolah oleh pegawai DLH untuk dijadikan meja, kursi, gajebo dan sejumlah karya lain,” ujarnya, Selasa (3/3).

Kata Kadis, pengolahan limbah kayu tersebut untuk mengurangi pencemaran limbah udara dari pembakaran limbah kayu, dan menjaga kebersihan air dari pembuangan limbah kayu dalam sungai oleh masyarakat.

Karya para pegawainya tersebut sekarang sudah digunakan untuk kebutuhan pekerjaan kantor, seperti kursi dan meja untuk menyimpan laptop dan alat kerja lainya. Selain dipergunakan untuk kebutuhan kantor, meja dan kursi tersebut akan diperjual belikan ke masyarakat.

“Bagi masyarakat yang berminat menggunakan karya kami, bisa langsung ke Kantor DLH untuk melihat berbagi macam jenis karya yang dibuat,” katanya.

Pengolahan limbah kayu itu juga sambungnya, untuk mengedukasi masyarakat agar menjadikan limbah sebagai karya yang memiliki harga untuk menambah pendapatan.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *