oleh

Sulit Dapat Dana untuk Ambulance, Ketua LKSA LPEPM Bima Jual Tanah

-Kabar Bima-1 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Karena sulitnya mendapat anggaran dari pemerintah untuk pengadaan mobil ambulance, Ketua LKSA LPEPM Bima Mukhtar menjual tanah miliknya yang berlokasi di So Sanggopa, tepatnya daerah pesisir pantai wilayah Kolo Kota Bima, untuk biaya pengadaan mobil ambulance.

Ketua LKSA LPEPM Bima Mukhtar saat mengurus warga yang sakit. Foto: Ist

“Luas tanah yang akan saya jual yakni 7 are dengan legalitas hukum bersertifikat atas nama pribadi,” katanya, Selasa (3/3).

Mukhtar mengakui, ini terpaksa ia lakukan karena mobil ambulance sangat dibutuhkan. Apalagi masyarakat Bima, Dompu dan pulau Sumbawa kesulitan memulangkan jenazah terkait mahalnya biaya,” ujar pegiat kemanusiaan ini.

Kata dia, hal itu dilakukan karena aturan BPJS kesehatan tidak menanggung langsung biaya pemulangan jenazah bagi pasien yang meninggal dunia. Sehingga sangat banyak keluarga pasien yang meninggal kesulitan memulangkan jenazah.

“Kasihan pasien yang meninggal dunia. Itu menjadi pertimbangan sehingga harus menjual tanah,” tuturnya.

Sebelum ini, pihaknya sudah menghadap langsung Walikota Bima. Bahkan Walikota sudah disposisi ke Sekda dan masalah itu Kadis kesehatan sudah ACC.

“Pak Walikota Bima sudah disposisi soal mobil ambulance itu. Tapi hingga saat ini belum ada realisasi,” bebernya.

Sedangkan untuk biaya operasional, Pemerintah Kabupaten Bima melalui Bupati Bima telah menganggarkan dana melalui APBD murni Tahun 2020. Selain itu Pemkab Bima juga telah membantu biaya rumah singgah di Mataram bagi orang sakit yang didampingi LKSA LPEPM Bima di Mataram.

Mukhtar berharap, semoga tanah yang mau ia jual ini segera laku atau ada dilirik pembeli. Sehingga rencana beli mobil ambulance terwujud.

*Kahaba-10

Komentar

Kabar Terbaru