oleh

Kadis dan Kabid Jual Beli Jabatan Ada dalam Catatan, Nanti Akan Dicopot

-Kabar Bima-19 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Walikota Bima HM Lutfi enggan menyebutkan siapa saja pejabat sekelas kepala dinas (Kadis) dan kepala bidang (Kabid), ketika ditanya para pekerja media tentang pejabat yang mengambil uang untuk jual beli jabatan. (Baca. Walikota Bima Marah Besar, Kabid dan Kadis Catut Namanya saat Mutasi)

Walikota Bima HM Lutfi saat pimpin Apel Gabungan. Foto: Dok Hum

“Ada beberapa (Pejabat), tapi tidak perlu saya sebutkan, Off the Record,” ujarnya, usai meresmikan SPBE, Selasa (3/3). (Baca. Ada Oknum Bendahara Catut Nama Walikota Bima untuk Kepentingan Pribadi)

Namun pada intinya kata Walikota, dirinya memberi peringatan. Karena ia sudah cukup sabar selama satu tahun setengah ini.

“Jangan sampai ada lagi yang mengatasnamakan kepala daerah untuk kepentingan-kepentingan pribadi,” tegasnya. (Baca. Amir Desak Walikota Bima Copot Pejabat yang Jual Beli Jabatan)

Kenapa tidak dicopot saja? Menurut Lutfi, soal mencopot atau memutasi ada aturan mainnya. Kepala dinas bisa dimutasi apabila sudah menjabat selama 2 tahun. Tapi kalau ada yang sifatnya melanggar hukum, kapan saja bisa dilakukan.

“Ini semua ada pada catatan kita. Tunggu waktunya, kita akan copot,” ungkapnya.

Ditanya sejauh mana ia mengetahui soal pejabat yang jual beli jabatan tersebut, Lutfi mengaku baru kali ini mendengar adanya Kadis dan Kabid yang seperti itu. Hanya saja ia tidak ingin menyebutkan namanya dan dari dinas mana saja.

“Ada beberapa lah,” katanya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru