oleh

Harga Masker di Kota Bima Melonjak, Dewan Minta Pemerintah Turun Sidak

-Kabar Bima-12 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Harga Masker di Bima mulai mahal. Harganya kini tidak lagi dijual sebesar Rp 2 ribu per lembar, tapi sudah ada yang menjual dengan harga Rp 5 ribu per lembar.

Anggota DPRD Kota Bima Amiruddin. Foto: Bin

Terhadap perubahan harga masker akibat isu Virus Corona tersebut, Anggota DPRD Kota Bima Amiruddin meminta kepada Pemerintah Kota Bima melalui dinas terkait untuk melakukan pengawasan penjualan masker di sejumlah apotek.

Jangan sampai karena isu virus tersebut, muncul oknum yang tidak bertanggungjawab memanfaatkannya dengan mengambil keuntungan.

“Dari kemarin kami mendapat laporan kalau harga masker sudah melonjak tinggi. Per lembarnya ada yang menjual sebesar Rp 5 ribu. Kemudian per kotaknya sekitar Rp 420 ribu hingga Rp 500 ribu,” sebutnya, Rabu (4/3).

Diakui Duta Partai Hanura tersebut, tentu harga masker ini dijual dengan harga yang tidak sesuai ketentuan. Karena sebelumnya, harga masker bisa dibeli sebesar Rp 2 ribu perlembar, atau Rp 5 ribu 3 lembar.

Tapi beberapa hari terakhir semenjak Virus Corona dikabarkan mulai masuk di Indonesia, tiba – tiba harganya melonjak tinggi.

“Saya kira pemerintah harus segera bertindak, bila perlu lakukan inspeksi mendadak (Sidak) disejumlah apotek,” sarannya.

Karena jangan sampai sambung Amiruddin, perubahan drastis harga masker ini menyebabkan kelangkaan dan warga susah mendapatkannya. Belum lagi ditambah ulah oknum masyarakat yang bisa saja membeli dalam jumlah banyak untuk persediaan.

“Akan banyak hal yang bisa terjadi. Untuk itu, perlu kiranya pemerintah untuk melakukan pengawasan mulai dari sekarang,” katanya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru