Sekda Pimpin Rakor Rencana Kerja TKPRD Kota Bima Tahun 2020

Kota Bima, Kahaba.- Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bima H Mukhtar Landa memimpin Rapat Koordinasi Rencana Kerja Tim Koordinasi Penataan Ruang Daerah (TKPRD) Kota Bima yang diselenggarakan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kota Bima bertempat di Aula Kantor Walikota Bima, Rabu (4/3/).

Rakor Rencana Kerja TKPRD Kota Bima Tahun 2020. Foto: Dok Hum

Turut hadir Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Sosial Supratman, Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik H Gawis, Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan H Imam Ahmad BS, Sekretaris Badan Pertanahan Nasional Kota Bima, Pimpinan Perangkat Daerah Kota Bima serta para pejabat lingkup pemerintah Kota Bima dari berbagai tingkatan.

Melalui pemaparannya, TKPRD Kota Bima Ririn Kurniawati yang juga merupakan Kepala Bidang Cipta Karya Dinas PUPR menyampaikan terkait Kelompok Kerja Pemanfaatan dan Pengendalian Pemanfaatan Ruang Daerah Kabupaten dan Kota sesuai dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 116 tahun 2017 tentang Koordinasi Penataan Ruang Daerah.

Adapun instrumen pengendalian meliputi peraturan zonasi, perijinan serta insentif dan disinsentif. Disamping itu, juga disampaikan terkait pelanggaran-pelanggaran pemanfaatan ruang di Kota Bima seperti pelanggaran bangunan melewati garis sempadan jalan, pelanggaran bangunan disempadan sungai dan pantai, pelanggaran bangunan diatas drainase dan perambahan hutan menjadi ladang.

Sekretaris Daerah menyampaikan bahwa salah satu kunci ataupun inti yang dapat diambil dari rapat tersebut yaitu bagaimana kita menghindari atau meminimalisir pelanggaran-pelanggaran terhadap tata ruang.

“Mudah-mudahan semua berjalan sesuai dengan keinginan kita yaitu untuk betul-betul dapat memanfaatkan penataan ruang daerah Kota Bima ini sesuai dengan kondisi yang telah kita rencanakan,” kata Sekda.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *