Pembinaan Rohani Personil, Polres Bima Kota Dzikir dan Doa Bersama

Kota Bima, Kahaba.- Jajaran personil dan para perwira Polres Bima Kota melaksanakan dzikir dan doa bersama di Masjid Jabal Qubis Polres, Kamis (12/3) sekitar pukul 08.00 Wita. Kegiatan tersebut dalam rangka pembinaan rohani pada anggota Polres agar bisa bekerja dengan akhlak yang baik.

Dzikir dan Doa bersama jajaran Polres Bima Kota. Foto: Ist

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono melalui Kasubbag Humas AKP Hasnun menyampaikan, kegiatan tersebut diikuti 100 orang personil muslim yang ada di Polres Bima Kota. Hadir sebagai penceramah adalah Katim TGRM Polda NTB AKBP Hasrifudfin, yang menyampaikan beberapa hal penting pada personil untuk bekal saat menjalankan tugas.

Adapun hal-hal yang disampaikan oleh Katim TGRM tersebut adalah, kerja dalam tugas Polri tetap akan bernilai Ibadah apabila dikerjakan dengan Ikhlas karena Allah SWT, tetap menjaga kesucian diri dan jauhkan dari hal – hal yang haram, kerja Polri merupakan kerja nyata dari Amar Makruf Nahi Mungkar sesuai amalan agama Islam.

Kemudian penyakit rohani terkadang banyak yang tidak menyadarinya yang mana obatnya hanya berdiam diri di dalam Masjid atau melaksanakan Iktikaf, dan suksesnya anggota Polri ada di 3 tempat, di rumah tangga mampu menjadi Imam yang baik, Kedua di kantor bisa bekerja dengan baik dan  ketiga di tengah masyarakat bisa menempatkan diri dengan baik.

“Kegiatan seperti ini akan dilaksanakan secara rutin dengan menghadirkan para tokoh agama yang ada di Kota Bima,” katanya.

Hasnun juga berharap, agar personil yang mengikuti kegiatan tersebut bisa mengamalkan hal penting yang disampaikan oleh penceramah tersebut, sehingga ke depannya bisa menjalankan tugas dengan baik dan menjadi teladan bagi personil lainnya dalam melayani masyarakat.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *