Tokoh Panutan Bugis Sape Proklamir Dukung Syafa’ad

Kabupaten Bima, Kahaba.- Dukungan untuk H Syafrudin HM Nur – Ady Mahyudi (Syafa’ad) merebut kemenangan pada Pilkada Kabupaten Bima Tahun 2020 terus mengalir deras. Pada tiap kesempatan blusukan dan bertemu masyarakat, bakal pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Bima itu disambut bak pemimpin, gegep gempita dan kebahagiaan masyarakat.

Ady Mahyudi bersama H Nasir tokoh panutan  Bugis Sape. Foto: Ist

Yang terbaru, seperti saat Ady Mahyudi turun blusukan di Kecamatan Sape. Pemandangan yang sama juga terlihat. Yel – yel perubahan mengantarkan setiap langkah Ady yang keluar masuk gang dan rumah warga.

Tokoh panutan dan sangat berpengaruh di Desa Bugis dan umumnya di wilayah Kecamatan Sape, H Nasir juga menyatakan kesiapan lahir dan bhatinnya untuk mendukung pasangan Syafa’ad. Ia akan totalitas mengorbankan tenaga, pikiran dan materi demi mendukung.

Nasir mendukung Syafa’ad bukan tanpa alasan. Bergesernya arah keberpihakan disebabkan tidak lagi mendukung Indah Damayanti Puteri yang saat ini menjawab  Bupati Bima, selaku bakal calon petahana ada Pilkada lima tahunan di Kabupaten Bima.

”Saya sudah ikhlas mendukung sekaligus berjuang dengan segala daya upaya demi Syafru-Ady menjadi pemimpin baru di Kabupaten Bima,” tegasnya saat menerima kunjungan silaturahmi Ady Mahyudi, di kediamannya, Sabtu (14/3) ba’da Isya kemarin.

Ady Mahyudi saat disambut warga Sape. Foto: Ist

Pengusaha kaya di Sape ini juga secara gamblang mengakui ketidaksukaannya lagi pada IDP yang diperjuangkannya 5 tahun lalu secara totalitas. Sebabnya karena kekecewaannya pada sikap dan cara kerja IDP yang sama sekali tidak mampu merubah Bima lebih baik dan lebih maju lagi.

“Intinya saya inginkan perubahan pada kepemimpinan Bima 5 tahun mendatang, demi kemajuan Bima yang lebih bermartabat,” katanya.

Bentuk dukungannya pada Syafa’ad, bukan sekedar dukungan. Lebih dari itu, saat tahapan kampanye dan sosialisasi khusus di wilayah Sape dan Lambu, memastikan akan menjadi jurkam sekaligus mengerahkan seluruh kekuatan.

Dipenghujung pertemuan itu, H Nasir berpesan pada Ady, jadilah pemimpin yang amanah. Jangan suka kecewakan masyarakat. Dengar kata hati dan jeritan masyarakat. Jika itu dikedepankan pemimpin, pasti akan selalu dicintai dan didukung sampai kapanpun.

*Kahaba-01/Adv

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *