Anggota BPD Tonda Pasang Badan Menangkan Syafa’ad

Kabupaten Bima, Kahaba.- Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Tonda Kecamatan Madapangga akan pasang badan untuk memenangkan Bakal Calon (Balon) Bupati dan wakil Bupati Bima H. Syafrudin – Ady Mahyudi (Syafa’ad) pada pilkada September 2020.

Anggota BPD Tonda Hujairin. Foto: Ist

Salah satu anggota BPD Tonda Irfan mengatakan, ikhtiar itu bukan saja berupa ucapan belaka. Namun akan diwujudkan melalui kerja keras untuk memenangkan bakal calon yang diidam-idamkan masyarakat selama ini.

“Kami akan berikhtiar sekuat tenaga agar pasangan Syafa’ad menang di Desa Tonda,” Ujarnya, Minggu (15/3).

Informasi di Tonda akan dimenangkan oleh IDP dengan persentase 70 persen juga dibantah olehnya. Menurut dia, itu hanya omongan belaka. Pasalnya, kekuatan Syafa’ad begitu kuat dan solid yakni tidak saja kalangan masyarakat, tapi ada jajaran BPD.

“Tim Syafa’ad di Tonda solid. Yakni mulai masyarakat hingga tingkat BPD,” katanya.

Untuk memenangkan pasangan Syafa’ad, pihaknya akan lakukan gebrakan yakni intens konsolidasi dan sosialisasi ke seluruh lapisan masyarakat.

“Kita tidak akan tinggal diam. Tapi akan masuk dari rumah ke rumah demi meraih perubahan,” ucapnya.

Anggota BPD lainnya Hujairin mengungkapkan, memenangkan pasangan Syafa’ad di Tonda sudah menjadi harga mati. Karena pasangan tersebut merupakan idola bagi masyarakat desa setempat.

“Pasangan Syafa’ad idola bagi kami. Apapun dalilnya harus diperjuangkan untuk menang,”katanya.

Begitu pun kata Hafidin, demi meraih kemenangan buat Syafa’ad, pihaknya akan lakukan terobosan dengan cara bergerilya. Yakni menjual berbagai prestasi yang diraih oleh pasangan Syafa’ad selama menjadi Bupati dan DPRD.

“H Syafrudin dan Ady Mahyudi sama-sama punya prestasi yang bisa dijual. Jadi tidak sulit disosialisasikan,” bebernya.

*Kahaba-10/Adv

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *