oleh

Tidak Peduli Covid-19, Warga di Kota Bima Tetap Doyan Kunjungi Tempat  Ramai

-Kabar Bima-3 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Imbauan pemerintah meminta agar warga menghindari tempat keramaian dan tetap berada di rumah, masih diabaikan warga Kota Bima.

Suasana di Taman Amahami Minggu pagi. Foto: Ist

Itu terlihat pada sejumlah tempat keramaian dibeberapa area publik. Seperti di Taman Amahami, Minggu (22/3) pagi. Tempat itu selama ini di akhir pekan selalu menjadi tempat favorit warga Kota Bima untuk berolahraga.
Situasi yang sama, juga terlihat tadi pagi.

Warga Kota Bima, masih terlihat ramai berkerumun, bercengkrama satu dengan yang lainnya di taman yang menjadi icon Kota Bima ini.

Pedagang-pedagang pun, terlihat ramai menjajakan dagangannya kepada pengunjung taman yang ramai.

Harusnya, pasca diumumkannya siaga darurat covid-19 kegiatan warga yang melibatkan banyak orang sudah tidak terlihat.

Ajakan masif yang dilakukan pemerintah dan tenaga kesehatan, yang meminta warga untuk tetap di rumah sepertinya belum diindahkan warga Kota Bima.

Lia, seorang pelajar yang ditemui usai mengikuti senam bersama di taman Amahami mengaku sudah tahu imbauan pemerintah yang meminta warga untuk tetap di rumah.

“Iya, sudah tahu. Tapi tadi lupa, karena mikir ini hari libur, ya udah jalan-jalan. Apalagi sudah bosan juga, kan tidak pernah sekolah juga, ” aku Lia.

Beda dengan Walia Sinta, yang mengaku datang berolahraga karena ingin terhindar dari virus Corona.

“Ya karena biar tidak terkena Corona, makanya saya datang olahraga ke sini. Sekali-sekali juga, ga masalah mungkin, ” ujarnya dengan tersenyum.

Sementara itu, Anggi warga Dara mengaku resah, dengan pola masyarakat yang sama sekali tidak menuruti imbauan pemerintah untuk tetap di rumah.

“Jujur saya resah. Kita disuruh libur, belajar, beribadah dan kerja dari rumah saja agar tidak ada penyebaran virus Corona. Tapi warga Kota Bima ini, cuek sekali. Apa tunggu ada yang mati dulu? ” tanyanya dengan nada kesal.

Iwan warga Dodu, juga melontarkan hal yang sama. Seharusnya, warga Kota Bima tidak melanggar apa yang sudah diimbau oleh pemerintah. Jangan sampai, muncul korban baru semua warga berpikir untuk tetap di rumah saja.

“Pengalaman daerah dan negara lain, sebenarnya sudah cukup buat kita untuk waspada. Saya rasa, tidak berlebihan untuk dilakukan berdiam diri di rumah saja, ” tegasnya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru