Di tengah Kepanikan Covid-19, Warga Desa Tambe Ini Malah Diduga Berzina

Kabupaten Bima, Kahaba.- Di tengah wabah Virus Corona (Covid-19) yang kian meresahkan warga, NN (45) dan FR (35) warga Desa Tambe Kecamatan Bolo ini justru diduga melakukan perzinahan, Senin (23/3).

Polisi saat olah TKP di kebun jagung milik korban. Foto: Ist

Kapolsek Bolo IPTU Juanda mengatakan, itu diketahui saat suami terduga pelaku Burhan Arsyad (49) warga Desa Tambe melaporkan kejadiannya ke Mapolsek Bolo sekitar pukul 10.30 Wita.

Berdasarkan keterangan pelapor, dugaan perzinahan itu terjadi sekitar pukul 07.00 Wita di kebun jagung milik korban di So Sera Mananti Watasan Desa Leu Kecamatan Bolo.

“Sesuai keterangan pelapor, TKP nya di gubuk milik korban di kebun jagung,” ungkapnya.

Kata dia, sekitar pukul 06.00 Wita, korban pamit pada istri yang juga merupakan terduga pelaku untuk melihat sapi miliknya di ladang sebelah. Namun saat korban kembali ke gubuk sekitar pukul 07.00 Wita, ia menemukan FN turun dari pondoknya.

“Saat itu istri korban ada di gubuk,” katanya.

Kemudian korban yang merasa curiga atas kejadian itu langsung mendatangi FN, namun tanpa basa basi FN melarikan diri.

“Korban berusaha kejar FN. Namun tidak didapat,” ungkapnya.

Setelah itu korban kembali ke gubuk. Namun istri korban juga sudah melarikan diri. Beberapa saat kemudian, orang yang tidak dikenal (OTK) membakar motor yang ditinggalkan pelaku.

“Selain itu, gubuk juga dibakar OTK,” bebernya.

Saat ini, polisi telah mengamankan barang bukti berupa motor yang sudah terbakar. Sementara kedua terduga pelaku masih dicari.

“Kami masih melakukan penyelidikan atas kasus ini,” terangnya.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *