DPPPA Kirim 3 Pelajar Dalam Ajang Temu Anak Tingkat NTB

Kota Bima, Kahaba.- Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Kota Bima bersama Forum Anak Kota Bima, ikut berpartisipasi dalam kegiatan temu anak di tingkat Provinsi NTB, dengan mengirim 3 Duta Anak Kota Bima berdasarkan Hasil seleksi Duta Anak 2019.

Foto bersama anggota Forum Anak Kota Bima di Lombok Vaganza Hotel. Foto: Ist

Kepala DPPPA Kota Bima H Ahmad menyampaikan, bahwa sebelum dikirim ke tingkat Provinsi NTB. Terlebih dahulu pihaknya menyelenggarakan seleksi tingkat Kota, yang turut diikuti ratusan pelajar dari sejumlah sekolah di daerah.

“Seleksi yang dilakukan meliputi tes tulis, perumusan suara anak dan wawancara. Sehingga terpilih Duta Anak Kota Bima yaitu, Muhammad Tahtihal dari SMAN 4 Kota Bima, kemudian Putri Dilla Tunissyah dari MAN 1 Kota Bima serta Elly Muji Utami dari SMAN 1 Kota Bima,” ujarnya Kamis (20/6).

Ahmad menjelaskan, temu anak tingkat Provinsi NTB merupakan kegiatan yang diikuti perwakilan masing-masing Kabupaten dan Kota se-NTB yang digelar pada (18-20/6) di Lombok Vaganza Hotel.

Pada kegiatan tersebut, duta anak akan menyampaikan aspirasi anak-anak Kota Bima, kemudian memperkenalkan kesenian daerah dan banyak berbagai hal positif lainnya.

“Dari hasil ajang kegiatan ini, akan diseleksi lagi untuk mengikuti Forum Anak Nasional yang di selenggarakan di Provinsi Sulawesi Selatan,” katanya.

Setelah melalui tahapan dan proses seleksi yang ketat kata Ahmad, duta anak Kota Bima yang terpilih mengikuti Temu Anak Tingkat Nasional adalah Elly Muji Utami. Dia akan menjadi salah satu dari 10 orang anak yang mewakili Provinsi NTB, pada pertemuan Forum Anak tingkat Nasional.

“Mereka akan mengikuti rangkaian kegiatan yang akan diselenggarakan pada tanggal 19 sampaia dengan 23 di Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan,” tandasnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *