Pantai Lawata Diubah Jadi Tempat Karantina Warga ODP Covid-19

Kota Bima, Kahaba.- Sebagai upaya antisipasi, Pemerintah Kota Bima untuk sementara merubah Pantai Lawata menjadi tempat karantina warga yang dinyatakan Orang Dalam Pemantauan (ODP) terpapar Covid-19, usai menjalani pemeriksaan suhu badan di Posko Perbatasan Kota.

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima Yuliana. Foto: Bin

Plt Kepala Dinas Pariwisata Kota Bima Yuliana mengatakan, perubahan fungsi Pantai Lawata menjadi tempat karantina akan diberlakukan selama 14 hari ke depan, terhitung mulai Selasa kemarin.

“Ini hanya sementara, untuk antisipasi saja,” katanya, Rabu (1/4).

Diakui Yuliana, di lokasi karantina telah disiapkan 5 lokal tenda dan sejumlah peralatan untuk penanganan warga yang ODP, berikut dengan tenaga medis. Namun hingga hari kedua ini, belum ada warga yang dinyatakan ODP dan belum di karantina.

“Alhamdulillah belum ada, tapi tetap kita siapkan sebagai langkah antisipasi,” terangnya.

Ia menambahkan, persiapan ini perlu dilakukan, apabila di posko perbatasan kota tidak mencukupi tempat untuk karantina. Namun pihaknya tetap berharap, semoga saja tidak ada warga yang ODP dan Kota Bima bebas dari wabah penyakit yang telah menjadi pandemi global tersebut.

“Langkah pencegahan ini memang perlu dilakukan, agar kita semua aman dari Covid-19,” pungkasnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *