Pemeriksaan Covid-19 di Batas Kota, Tim Banyak Amankan Sajam dan Panah

Kota Bima, Kahaba.- Selama menjalankan tugas di batas kota, Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Bima juga banyak mengamankan warga yang membawa senjata tajam (Sajam) dan panah.

Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Bima saat menjalankan tugas pemeriksaan di batas kota. Foto: Bin

Saat diberhentikan untuk diperiksa, aparat kepolisian yang juga masuk dalam Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Bima membawa warga yang ditemukan Sajam dan panah untuk diamankan di Polsek terdekat.

Asisten I Setda Kota Bima H Supratman mengatakan, selama 6 hari pemeriksaan di batas kota, pihaknya banyak mengamankan Sajam dan panah. Warga yang didapati memiliki itu lalu digelandang ke Polsek Rasanae Barat untuk diamankan.

“Hampir setiap hari ada sajam, panah, dan minuman keras,” katanya, Minggu malam (5/4).

Asisten mengaku, warga yang diamankan karena membawa Sajam dan panah tersebut dari anak muda dari Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu yang hendak ke Kota Bima. Modus mereka membawa itu karena ingin menjaga diri.

“Anak – anak muda itu lngsung diamankan di Polsek Rasanae Barat, tidak dilepas. Tapi diproses hukum,” terangnya.

Saat malam Minggu kemarin saja sambung Supratman, saat pemeriksaan ada puluhan anak muda dari Kabupaten Bima dan Kabupaten Dompu yang dilarang masuk ke Kota Bima. Selain ditemukan Sajam, panah dan minuman keras, kehadiran anak muda untuk bermalam Minggu di Kota Bima, akan berpotensi menyebabkan terjadinya hal – hal yang tidak diinginkan.

“Karena kesepakatan Tim Gugus Tugas dan Polisi, akhirnya mereka dipulangkan,” ungkapnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *