Ikut Putus Mata Rantai Penyebaran Covid-19, Dewan Muda Ini Bagikan Masker Gratis

Kabupaten Bima, Kahaba.- Upaya pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19 terus digencarkan oleh banyak kalangan. Tidak terkecuali, anggota DPRD Kabupaten Bima Firdaus, juga membagikan masker gratis kepada warga Desa Talabiu, sebagai upaya melindingi mereka dari Pandemi Global, Minggu (12/4).

Anggota DPRD Kabupaten Bima Firdaus saat membagikan masker gratis untuk warga. Foto: Ist

Kepada media ini, anak muda yang duduk di legislatif itu menyampaikan, sebagai upaya pencegahan dan memutus mata rantai Covid-19, ia membagikan 1.000 lembar masker untuk warga yang saat ini kesulitan mendapatkan masker karena sangat langka.

“Masker sekarang langka, tidak mudah didapat,” ujarnya.

Kata dia, selain membagikan masker, warga juga diberikan edukasi tentang bahaya virus yang pertama kali muncul di Kota Wuhan Cina tersebut. Menggunakan masker menjadu salah satu cara melindungi diri dan keluarga agar tidak terpapar.

“Selain sering-sering mencuci tangan menggunakan sabun, menggunakan masker saat ini sangat penting,” katanya.

Duta PDIP itu mengajak seluruh lapisan masyarakat agar sama-sama terlibat membantu sesama agar saling melindungi. Bagi yang berkecukupan atau memiliki rezeki lebih agar membantu warga lain yang merasa kekurangan.

“Saat ini aktivitas perekonomian banyak yang mati. Karena itu perlu kita saling berbagi,” ajaknya.

Firdaus mengimbau kepada seluruh warga agar mengikuti setiap imbauan pemerintah agar tidak mengadakan kegiatan yang bisa mengumpulkan banyak orang dan selalu berjaga jarak. Selain itu, warga juga diminta agar senantiasa terapkan pola hidup sehat dan bersih agar terhidar dari Covid-19.

“Mari kita sama-sama berjuang. Lindungi diri, keluarga dan orang-orang kita cintai dengan menerapkan pola hidup bersih,” imbaunya.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *