Pemerintah Minta Donasi, DL Memberi di RS Sondosia dan PKM Belo

Kabupaten Bima, Kahaba.- Beberapa pekan kemarin, Pemerintah Kabupaten Bima melalui RSUD Sondosia mempublikasikan open donasi bersama melawan Covid-19, agar bisa membantu kebutuhan Alat Pelindung Diri (APD) rumah sakit setempat.

Delian Lubis foto bersama petugas medis di RSUD Sondosia usai menyerahkan masker. Foto: Ist

Menjawab open donasi tersebut, beberapa hari kemudian warga Delian Lubis (DL) warga Desa Cenggu Kabupaten Bima yang jauh hari bergerak untuk menjahit dan membagikan ribuan masker, tergerak hatinya untuk membantu kebutuhan masker di RSUD Sondosia.

Ia mengaku, setelah mengetahui adanya open donasi tersebut. Ia menyisihkan puluhan masker yang sudah disediakan untuk diantar ke RSUD Sondosia. Kedatangan DL pun disambut hangat seorang dokter dan satu orang perawat.

“Pagi – pagi saya ke RSUD Bima, setelah mengetahui open donasi tersebut. Karena yang dibutuhkan tenaga medis saat ini memang masker. Guna melindungi diri dari wabah Covid-19,” katanya, kemarin.

Delian Lubis bersama pasien di Puskesmas Belo usai menyerahkan masker. Foto: Ist

Ia menyebutkan, masker yang dibawa ke rumah sakit tersebut sebanyak 50 lembar. Dia berharap, pemberiannya itu semoga bisa membantu para tenaga medis dalam menjalankan tugas perawatan untuk para pasien setempat.

Setelah di RSUD Sondosia, DL kemudian bergeser ke Puskemas Belo untuk menyerahkan bantuan masker ke tenaga medis setempat. Selain itu, dirinya menyerahkan kepada beberapa pasien dan keluarga pasien di puskesmas setempat.

“Semoga bermanfaat,” harapnya.

DL menambahkan, apa yang ia lakukan ini sebagai bentuk perhatian dan kepeduliannya terhadap pandemi global yang sekarang sudah mewabah. Pemerintah pun sedang terus berupaya melakukan pencegahan, agar wabah ini tidak menjangkiti warga.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *