oleh

Suami Ny Z Pernah Sholat di Masjid Nurul Qalbi dan Masjid Sultan M Salahuddin, 7 Orang di Rapid Test

-Kabar Bima-15 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Suami Ny Z, perempuan yang terkonfirmasi Covid-19, setelah dilakukan penelusuran ternyata usai di Rapid Test pernah beribadah di 2 masjid. Masing-masing Masjid Nurul Qalbi dan Masjid Sultan M Salahuddin Bima. (Baca. Seorang Perempuan Warga Kota Bima Positif Covid-19)

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima H A Malik. Foto: Bin

Waktu Jumat pekan kemarin menurut Malik, suami Ny Z yang juga jamaah tabligh pernah sholat Jum’at di Masjid Sultan M Salahuddin Bima. Hasilnya terdapat 2 warga yang sudah diketahui kontak fisik dan akan dilakukan Rapid Test. (Baca. Perempuan Positif Covid-19 Istri Seorang Jemaah Tabligh, Suaminya Masih Tunggu Hasil Swab)

“Sekarang sedang ditelusuri lagi siapa saja yang kontak fisik dengan beliau di masjid sultan,” katanya, Rabu (15/4).

Sementara saat beribadah di Masjid Nurul Qalbi sambung Malik, Tim Gugus Tugas telah melakukan penelusuran. Hasil sementara, sudah diketahui sebanyak 7 orang warga yang beribadah di masjid tersebut, dan akan menjalani pemeriksaan Rapid Test. (Baca. Pemkot Bima Imbau Warga tidak Panik, yang Merasa Kontak Fisik dengan Ny Z, Segera Melapor)

“Jumlahnya bisa saja bertambah dari 7 orang itu, maka terus dilakukan penelusuran jejak kontak fisiknya,” terang Malik.

Ia menjelaskan, diketahui reaktif hasil Rapid Test suami Ny Z yakni awalnya seluruh klaster goa dilakukan Rapid Test. Jumlahnya sebanyak 8 orang dan hasilnya dinyatakan tidak reaktif. (Baca. Meski Negatif Corona, Suami Ny Z Telah Dikarantina di Lawata)

Lalu di dalam proses itu, terjadi dialog antara petugas dengan Jamaah Tabligh dan terungkap ada warga Kota Bima di luar 8 orang tersebut datang via udara.

Tim kemudian mencarinya dan dilakukan di Rapid Test. Hasilnya reaktif. Dari temuan itu Tim bergerak cepat dan diketahui ada 7 orang yang berinteraksi. Termasuk Ny Z selaku istri dan anak-anak. (Baca. Jejak Kontak Fisik Perempuan Terpapar Corona Ditelusuri, Termasuk di Pasar Amahami)

“Istrinya Ny Z itu yang reaktif, anak-anaknya tidak. Karena suami istri reaktif, tapi tidak menunjukan gejala, kemudian diisolasi mandiri di rumahnya,” ungkap Malik.

Ia menambahkan, Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Bima terus bekerja keras. Karena Pemerintah Kota Bima juga sangat serius ingin memotong pengembangan Covid-19 di Kota Bima.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru