oleh

Verifikasi Calon Penghuni Rumah Korban Banjir Capai 80 Persen

-Kabar Bima-1 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Akibat pandemi Covid-19, pelaksanaan program dan kegiatan setiap instansi tertunda. Di antaranya Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) Kota Bima, yang telah melakukan verifikasi faktual calon penghuni rumah korban banjir tahun 2016 lalu.

Kepala Dinas Perkim Kota Bima Didi Fahdiansyah. Foto: Bin

Kepala Dinas Perkim Kota Bima Didi Fahdianysah menyampaikan, sampai saat ini pihaknya telah melakukan verifikasi calon penghuni rumah khusus korban banjir. Tahapan verifikasi pun sudah mencapai 80 persen.

“Namun karena kendala Covid-19, akhirnya ditunda pelaksanaannya sampai batas waktu yang belum ditentukan,” ujarnya, Rabu (15/4).

Didi menjelaskan, lokasi hunian yang akan ditempati terletak di Lingkungan Kedo Kelurahan Ule Kecamatan Asakota, jumlahnya sebanyak 50 unit rumah. Sedangkan calon penerima yang telah mendaftar sebanyak 252.

“Calon penghuni ini tersebar pada 6 wilayah, yaitu di Kelurahan Ule, Jatiwangi, Tanjung, Melayu, Paruga dan Dara,” sebutnya.

Ia mengungkapkan, terdapat beberapa kriteria calon penerima manfaat hunian rumah tersebut, berdasarkan ketentuan yang telah ditetapkan pemerintah pusat. Diantaranya memiliki penghasilan rendah, tinggal di bantaran sungai, lokasi tempat tinggal dari 6 kelurahan yang telah ditetapkan pemerintah, mampu menyewa rumah hunian.

Kemudian, calon penghuni memiliki kemampuan untuk membayar biaya hunian yang secara aturan meningkat setiap tahun. Pada tahun pertama pembayaran Rp 90 ribu perbulan, kemudian tahun berikutnya Rp 100 ribu hingga pada biaya puncak mencapai Rp 280 ribu perbulan.

“Bagi calon penghuni nanti akan diberikan tabel pembiayaan. Agar mengetahui pembayaran administrasi selama tinggal di rumah hunian,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru