2 Warga Dipulangkan dari Karantina Lawata, Warga Diimbau tidak Panik

Kota Bima, Kahaba.- R, warga Lingkungan Masjid Nurul Qalbi Kelurahan Monggonao, diperbolehkan pulang dari lokasi karantina di Pantai Lawata, untuk menjalani karantina di rumahnya. Karena hasil swab dinyatakan negatif.

Lokasi karantina di Pantai Lawata. Foto: Facebook: Arya Sandaka

Suami Ny Z yang dinyatakan positif Covid-19 itu sebelumnya menjalani karantina di Pantai Lawata sebagai Pasien Dalam Pengawasan, di bawah pengawasan petugas Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 Kota Bima. Hanya saja, pria yang juga Jamaah Tabligh itu tidak menunjukan gejala.

Selain R, A yang juga warga Rabangodu Selatan yang di karantina juga sudah bisa diperbolehkan pulang ke rumahnya, untuk menjalani karantina mandiri. A sebelumnya berdasarkan hasil Rapid Test, dinyatakan reaktif dan hasil swab negatif.

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Pencegahan Covid-19 H A Malik mengatakan, dari hasil pemeriksaan tersebut di mohon kepada semua anggota Gugus Tugas Covid-19 untuk memberikan edukasi ke masyarakat sekitar rumah R dan A, agar mereka bisa dikembalikan untuk karantina rumah.

“Rencananya hari ini mereka akan dikembalikan ke rumah dan diharapkan masyarakat juga tidak panik dan tetap tenang,” imbaunya.

Kata Malik, pasien yang dikarantina tersebut juga perlu mendapatkan dukungan moral dari masyarakat, agar kembali menjalani aktivitas seperti biasa. Bukan justru dijauhi.

“Yang dijauhi itu penyakitnya, bukan orangnya,” kata Malik.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *