Sertijab, Polsek Rasbar dan Kasat Tahti Diganti

Kota Bima, Kahaba.- Polres Bima Kota melaksanakan upacara serah terima jabatan (Sertijab) Kapolsek Rasanae Barat dan Kasat Tahti, Rabu (22/4) sekitar pukul 08.00 Wita. Upacara itupun dipimpin langsung oleh Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono.

Kapolres Bima Kota saat memimpin Sertijab Kapolsek Rasbar dan Kasat Tahti. Foto: Deno

Pergantian pimpinan di Polsek Rasanae Barat dan Kasat Tahti Polres Bima Kota berdasarkan surat keputusan Kapolda Nomor : KEP/21/1V/2020 pada tanggal 16 April 2020, bahwa Kapolsek Rasanae Barat sebelumnya dijabat oleh Kompol Burhanuddin akan bertugas di Kasubbag Renmin Dit Samapta Polda NTB, diganti dengan AKP Hamzah yang sebelumnya menjabat di Kasubag Dal Ops Bag Ops Polres Bima Kota.

Sedangkan Pejabat lama Kasat Tahti IPDA Najomah Syukur akan bertugas di Pama Polres Bima Kota, akan digantikan dengan Kasat Baru IPDA AH Wongso yang sebelumnya bertugas di PA Siaga 2 Bag Ops Polres Bima Kota.

Saat sambutan Kapolres menyampaikan, pergantian jabatan dalam institusi itu merupakan hal biasa. Begitu juga dengan institusi Kepolisian Republik Indonesia. Untuk meningkatkan bentuk pengabdian dan pelayanan terhadap masyarakat, tentu harus diterapkan berbagai macam strategi dan metode. Salah satunya dengan cara pergantian struktur.

“Sertijab ini berdasarkan keputusan Kapolda pada tanggal 16 April kemarin,” ujarnya.

Dengan demikian kata Kapolres, pejabat baru di Kapolsek Rasanae Barat dan yang menjadi Kasat Tahti bisa langsung berinteraksi dengan keadaan dan situaai yang ada, serta bisa menjalankan tugas dengan bai. Kemudian pejabat yang lama agar bisa menjalankan tugas dan pengabdiannya dengan baik pata tempat tugas yang baru.

“Saya berharap, mereka yang memiliki tugas baru ini bisa menjalankan tugas dan pengabdian terbaik,” harapnya.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *