Dugaan Perselingkuhan, Dewan Pendidikan Minta Oknum Kepala TK Dicopot dari Jabatannya

Kota Bima, Kahaba.- Dugaan perselingkungan oknum lurah dan kepala TK (Sebelumnya ditulis guru TK)  juga ditanggapi Dewan Pendidikan Kota Bima. Keputusan dan sanksi disiplin akan disampaikan oleh BKPSDM Kota Bima akhir pekan ini, dan tinggal menunggu persetujuan kepala daerah.

Ketua Dewan Pendidikan Kota Bima Abdul Azis. Foto: Eric

“Kami meminta agar hasil hasil akhir penindakan terhadap oknum kepala TK dan Lurah harus tegas, karena ini menyangkut marwah institusi pemerintah daerah,” tegas Ketua Dewan Pendidikan Kota Bima Abdul Azis, Rabu (22/4).

Azis menuturkan, apabila dilihat dari kronologis kejadian berdasarkan informasi yang disampaikan oleh BKPSDM pekan lalu. Tentu akan banyak tanda tanya dari masyarakat, terutama 2 oknum yang tidak mengakui adanya hubungan asmara saat di BAP.

“Apa iya hubungan asmara tidak ada, namun kedapatan bertamu sejak sore sampai malam hari di rumah guru itu. Tentu ini menjadi sorotan publik,” katanya.

Untuk itu, pihaknya meminta agar keputusan terhadap 2 ASN tersebut tegas. Bila terbukti benar, diminta untuk segera dicopot dari jabatannya. Karena sudah tidak mampu menjaga nama baik ASN.

“Kalau terbukti dicopot saja,” sarannya.

Dengan adanya tindakan tegas kata mantan Plt Kepala Dinas Dikbud tersebut, maka akan membawa efek jera bagi siapapun yang akan melakukan pelanggaran yang sama. Sehingga ke depan masalah seperti ini tidak terulang kembali, dan marwah ASN tetap terjaga.

“Semoga kejadian ini menjadi yang terakhir,” harapnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *