oleh

Cegah Warga Terpapar Covid-19, Pasar Ramadan dan Pasar Lebaran Ditiadakan

-Kabar Bima-7 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Wabah Covid-19 belum berakhir, Pemerintah Kota Bima pun terus berusaha melakukan pencegahan, termasuk meningkatkan status dari siaga ke darurat dan pembatasan jam malam.

Kepala Kadis Koperindag Abdul Haris. Foto: Ist

Larangan menggelar kegiatan yang menyebabkan keramaian pun terus diperingatkan. Agar mata rantai penyebaran Virus Corona benar-benar diputus.

Pada Ramadan Tahun 2020, Pemerintah Kota Bima juga meniadakan dilaksanakannya Pasar Ramadan dan Pasar Lebaran. Dengan maksud menghindari tempat berkumpulnya masyarakat, sebab Keramaian rentan penyebaran wabah berbahaya tersebut.

Kepala Dinas Koperasi Perindustrian dan Perdagangan (Koperindag) Kota Bima membenarkan ditiadakannya Pasar Ramadan dan Pasar Lebaran. Karena jika itu digelar, masyarakat tetap berkumpul dan berada dalam keramaian.

“Iya benar tahun ini tidak ada Pasar Ramadan dan Pasar Lebaran,” ungkapnya.

Seperti diketahui, 2 pasar tersebut rutin dihelat oleh pemerintah setiap bulan Ramadan. Tujuannya memudahkan masyarakat mendapatkan menu berbuka dan pakaian baru jelang Idul Fitri.

Haris mengaku, besok pihaknya akan mengeluarkan surat pemberitahuan kepada masyarakat terutama para pedagang, tentang dihentikannya Pasar Ramadan dan Pasar Lebaran.

Ia pun berharap masyarakat bisa memaklumi keputusan tersebut, karena saat ini juga pemerintah terus gencar berupaya memerangi pandemi global tersebut.

“Masyarakat juga kita imbau untuk tetap berada di rumah, jika tidak ada keperluan penting di luar rumah. Tetap mengenakan masker, jaga jarak dan cuci tangan pakai sabun dengan air mengalir,” tambahnya.

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru