Alhamdulillah, Iin Akan Diprioritaskan Dapat Bantuan dari Pemerintah

Kota Bima, Kahaba.- Kondisi hidup Iin Arisandi, warga Kelurahan Dara Kota Bima begitu memperihatinkan. Perempuan yang berusia 30 tahun dan jauh dari suaminya itu masuk warga miskin yang tidak berdaya. (Baca. Sudah Hidup Memilukan, Wanita di Dara ini Selalu Luput Perhatian Pemerintah)

Iin dan kedua anaknya di rumah yang sudah reot dan nyaris roboh. Foto: Bin

Sehari – hari, Iin yang akrab disapa Yuyun itu kerja sebagai buruh cuci. Ia harus berperan ganda sebagai tukang punggung keluarga, karena ada 2 anak laki-laki yang harus dinafkahi.

Kisah pilu kehidupan perempuan yang memiliki anak lumpuh itu pun kini menjadi perhatian netizen dan pemerintah. Sebab selama ini, dia acapkali luput dari perhatian pemerintah. Namun kondisi sekarang telah berubah, karena Yuyun akan diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan pemerintah.

Lurah Dara Nurkomala saat dikonfirmasi media ini mengaku telah mengetahui keadaan Yuyun. Ia pun telah menemuinya dan melihat langsung kondisi kehidupan perempuan tersebut.

“Kehidupan Ibu Yuyun memang memperihatinkan. Beliau benar – benar miskin,” ucap Nurkomala yang baru menjabat sebagai Lurah Dara tersebut, Jumat malam (1/5).

Menurut dia, tidak ada alasan Yuyun untuk tidak mendapatkan bantuan. Dirinya pun bahkan telah berkoordinasi dengan dinas terkait untuk bisa mendapatkan bantuan seperti PKH juga bedah rumah atau rehab rumah tidak layak huni.

“Untuk ibu Yuyun akan diprioritaskan untuk mendapatkan bantuan dari pemerintah. Saya sendiri yang akan mengurus dan mengupayakan agar Ibu Yuyun bisa dapat bantuan,” katanya.

Disinggung kenapa selama ini Pemerintah Kelurahan Dara luput memperhatikan Yuyun? Lurah Dara tidak ingin membahasnya. Karena ia tak mau ada pihak yang disalahkan dari kondisi Yuyun.

“Sudah tidak perlu dibahas itu, terlalu banyak masalah jika dibahas. Tapi yang pasti kami di Kelurahan Dara telah memprioritaskan Yuyun agar mendapat bantuan,” tegasnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *