Maling Motor, Petani Ini Ditembak Polisi

Kota Bima, Kahaba.- Seorang petani inisial AN (34) warga Desa Renda harus dilumpuhkan dengan timah panas oleh Anggota Sat Resmob Brimob Polda NTB, Rabu (13/5) sekitar pukul 14.50 Wita, karena berusaha kabur saat diringkus.

Pelaku Curanmor saat diberikan perawatan medis usai ditembak polisi karena berusaha kabur. Foto: Ist

Kasi Intel Sat Resmob Polda NTB AKP I GB Eka Prasetya menyampaikan, setelah mengetahui adanya laporan yang masuk ke Polsek Woha terkait kasus curanmor, dirinya memerintahkan pada Katim Resmob Brimob Bripka Ardi Baron Bayuseno untuk mencari tahu keberadaan terduga pelaku.

“AN diamankan saat hendak keluar dari rumahnya,” ujarnya.

Saat diamankan kata dia, AN mengaku telah mencuri 4 unit sepeda motor di tempat yang berbeda di wilayah hukum Polres Bima.

Setelah mengamankan AN sambung Kasi Intel, tim menuju Desa Risa Kecamatan Woha untuk dilakukan pengembangan. Di tengah jalan, AN berusaha berontak dan berhasil kabur.

Anggota pun mengejar pelaku serta diberikan tembakan peringatan. Namun AN tetap memilih kabur dan tidak menghiraukan tembakan aparat. Pelaku pun dilumpuhkan dengan timah panas.

Sementara motor yang berhasil diamankan adalah Honda Scoopy warna merah yang berada di Desa Risa dan motor CBR warna merah hitam yang dijual di Desa Tambe. Sedangkan 2 unit motor hasil curian lainnya masih dalam penyelidikan.

“Pelaku mengakui perbuatannya, kini dia bersama barang bukti sedang diamankan di Kantor Sat Brimob Polda NTB dan akan diserahkan ke Polres Bima,” ungkapnya.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *