oleh

Biar Transparan, Lurah Sarae Tempel Data Penerima Bantuan Covid-19

-Kabar Bima-Dibaca 18 kali

Kota Bima, Kahaba.- Muncul gejolak di tengah masyarakat terkait data penerima bantuan Covid-19. Maka untuk mengatasi itu, Lurah Sarae memilih untuk menempelkan data nama-nama penerima manfaat di kantor setempat, agar transparan dan diketahui seluruh warga.

Biar Transparan, Lurah Sarae Tempel Data Penerima Bantuan Covid-19 - Kabar Harian Bima
Lurah sarae dan jajaran saat menempelkan data penerima bantuan covid-19. Foto: eric

Lurah Sarae Budiman menyampaikan, langkah tersebut diambil untuk keterbukaan dan transparansi informasi sehingga masyarakat bisa saling mengontrol dan mengawasi data penerima bantuan.



“Ini dilakukan sesuai arahan kepala daerah, agar data penerima bantuan sosial bisa diketahui publik,” ujarnya kemarin.

Budiman menuturkan, penempelan data nama penerima bantuan dilakukan dibeberapa titik, selain di kantor lurah setempat juga dilakukan di hampir setiap lingkungan RT dan RW serta kompleks pertokoan. Agar masyarakat bisa mengetahui, siapa saja penerima manfaat.

“Bila ada nama warga yang meninggal, pindah atau tidak diketahui dimana kondisi terbaru saat ini. Maka diminta untuk segera melapor kepada perangkat Rt dan RW, kemudian untuk diteruskan kepada kami dan segera berkoordinasi dengan instansi terkait,” sarannya.

Budiman mengungkapkan, dengan keterbukaan informasi tersebut maka pihaknya siap menerima masukan atau pengaduan dari masyarakat. Jika ada temuan atau masalah, bisa langsung dilaporkan dan ditindaklanjuti dengan segera.

Budiman menambahkan, data yang ditempel tersebut bersumber dari dana bantuan PKH, BLT Covid-19, JPS Gemilang, JPS Kota Bima Setara dengan jumlah 500 lebih penerima masyarakat.

“Untuk PKH, BLT Covid-19 itu datanya dari Kemensos, sedangkan JPS Gemilang, JPS Kota Bima Setara itu kami rapatkan muskel,” tambahnya.

*Kahaba-04


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

3 komentar

  1. Salut sama lurah ini… Semoga berita yang pertama tadi soal pungutan tadi bisa membuktikan klo lurah Sarae bebas dari berita hoax… Salut.. janngan lagi minta apapun dari dana covid seperti berita pertama… Salut buat lurah sarae

    1. Memang Pejabat itu perlu memiliki sifat kehati-an sehingga dapat melaksanakan tugas yang diemban itu berdasarkan aturan yang ada. Kalau diiatur silakan laksanakan sebaliknya kalau tidak diatur jangan dilalukan. dan silakan konsultasikan dibagian hukum apakah keadaan seperti wabah corona bisa dimintakan bantuan pada masyarakat atau tidak. itulah guna x kordinasi ke atas. semoga dilain waktu semua lurah bisa melalsanakan tugas dannfungsinya sesuai aturan hukum.

  2. Pencitraab lagi…strategi basi setelah blunder yang memalukan Pemkot Bima…kok bisa diangkat orang seperti ini ..kedepannya kalau mengangkat pejabat tolong dilihat Attitude nya jangan orang yang suka koar2 diangkat jadi pejabat

Kabar Terbaru