Batal Reuni Karena Covid-19, Alumni SMAN 1 Angkatan 2000 Alihkan Anggaran untuk Bantuan

Kota Bima, Kahaba.- Agenda reuni Alumni SMAN 1 Kota Bima angkatan 2000 yang sejatinya digelar saat bulan suci Ramadan, batal terlaksana akibat pandemi Covid-19 yang sampai saat ini statusnya belum dicabut oleh pemerintah.

Ketua Koordinator Alumni SMAN 1 Kota Bima Yuyun Bintariwati menyerahkan bantuan paket sembako dan dana kepada pensiunan guru PPKN Ahmad Gani. Foto: Ist

Karena wabah Corona tersebut, ratusan alumni mengalihkan anggaran reuni yang telah terkumpul tersebut untuk diberikan kepada pensiunan guru setempat.

Ketua Koordinator alumni Yuyun Bintariwati menyampaikan, penyaluran bantuan tersebut sebagai bentuk sumbangsih atas jasa guru yang telah memberikan banyak jasa, ilmu serta pengalaman yang sangat berharga selama 3 tahun menempuh pendidikan.

“Kami atas nama alumni angkatan 2000 menyampaikan rasa terimakasih yang setinggi-tingginya, atas jasa serta pengabdian dari para guru,” ujarnya, Jumat (22/5).

Yuyun menuturkan, sebelum bantuan disalurkan, dia bersama seluruh alumni sempat kesulitan untuk memilih siapa nama guru yang akan diberikan bantuan. Namun berkat arahan guru setempat, dipilihnya 2 nama yaitu H Ramli dan Ahmad Gani pensiunan guru Matematika dan PPKN.

“Alhamdulillah kami sudah salurkan paket bantuan, berupa dana dan sembako berupa beras, susu, teh, gula, wafer dan kebutuhan lain,” katanya.

Ia menjelaskan, dampak wabah Covid-19 ini hampir dialami seluruh lapisan masyarakat terutama tenaga pendidik. Maka di momen bulan Ramadan ini, sebagai mantan murid yang tergabung dalam Ikatan Alumni (IKA) 2000, menyampaikan terima kasih pula kepada seluruh alumni yang sudah berpartisipasi.

Sementara itu pensiunan guru PPKN Ahmad Gani menyampaikan terimakasih atas bantuan yang diberikan, dan turut mendoakan kesuksesan kepada seluruh alumni SMAN 1 Angkatan 2000.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *