oleh

Ledakan Petasan Saling Sahut Bersama Suara Takbir, Warga Minta Polisi Bertindak

Kabupaten Bima, Kahaba.- Suara petasan menggelegar di tengah suara takbir dikumandangkan di masjid-masjid. Hal itu dirasa sangat mengganggu warga yang beribadah.

Ledakan Petasan Saling Sahut Bersama Suara Takbir, Warga Minta Polisi Bertindak - Kabar Harian Bima
Ilustrasi

Warga Desa Rada Andra mengeluhkan suara-suara petasan itu. Menurutnya, pihak kemananan harus segera menertibkan orang-orang yang sedang main petasan tersebut.



“Ini sangat mengganggu kita yang beribadah,” ujarnya, Sabtu (23/5).

Baca:   DP3P2KB Bima Sosialisasi Penanganan Stunting di Desa Rada

Kata dia, hal seperti ini harusnya menjadi perhatian serius juga oleh pihak keamanan. Bagaimana bisa petasan yang selama ini dilarang bisa bebas diledakkan.

“Kami minta aparat segera datang ke Desa Rada,” harapnya.

Hal senada juga dikatakan Laila. Menurutnya, bunyi petasan itu sangat mengganggu ketenanganya. Terlebih ia memiliki anak kecil yang terkaget-kaget saat tidur akibat ledakan petasan.

Baca:   Polsek Madapangga Musnahkan Miras, Petasan dan Knalpot Racing

“Ini sangat menggangu. Anak saya sampai nangis ketakutan,” keluhnya.

Ia berharap kepada aparat keamanan agar segera datang ke Desa Rada terutama di Lapangan Menara Rada. Agar mengamankan orang-orang yang sedang meledakkan petasan tersebut.

*Kahaba-10


Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.