RAB Masjid Agung Al Muwahiddin Sedang Disusun, Awal Juli Ditender

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima pada APBD 2020 telah mengalokasikan anggaran Rp 20 miliar untuk pekerjaan pembangunan Masjid Agung Al-Muwahiddin Kota Bima. Namun karena Covid-19 dan anggaran harus dirasionalisasikan, maka terpangkas untuk pekerjaan masjid tersebut sebesar Rp 10 miliar.

Masjid Agung Al Muwahiddin Bima. Foto: Ist

Dari anggaran yang tersisa tersebut, pemerintah menargetkan akan mengerjakan pembangunan Masjid Agung Al Muwahiddin Kota Bima pada tahun 2020. Dan progresnya hingga saat ini, dinas teknis sedang menyelesaikan penyusunan RAB.

Kabag Humas dan Protokol Setda Kota Bima H A Malik mengatakan, hasil koordinasinya dengan Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Kota Bima, pekerjaan Masjid Agung Al Muwahiddin masih dalam tahapan perencanaan. Jadwalnya perencanaan akan dirampungkan hingga pada Bulan Juni 2020.

“Kondisi perencanaan sudah sampai pada penyusunan RAB,” katanya.

Diakui Malik, setelah selesai penyusunan RAB, dijadwalnya akhir Bulan Juni atau awal Bulan Juli sudah bisa dilakukan ditender, setelah itu baru bisa dikerjakan.

“Semoga saja jadwalnya tidak bergeser, sehingga anggaran Rp 10 miliar tersebut bisa dilaksanakan tahun ini,” harapnya.

Ia menambahkan, sedianya alokasi anggaran untuk Masjid Agung Al Muwahiddin sebesar Rp 20 Miliar. Tapi karena ada rasionalisasi anggaran setelah Pandemi Covid-19, maka berkurang menjadi Rp 10 miliar.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. HSN

    Amiin semoga terlaksana, tapi perlu.diperjelas dula dan biar Uang Negara bisa dipertanggungjawabkan sscara hukum, ini masjd sejak zaman Norlatif uang x tetap.dianggarkan dlm APB D tapi ndak ttp ndak selesai. Sehingga akuntabilitas, transparansi untuk menghindari Fitnah. Bila perlu habis belanja di tempel saja pd dinding Masjid.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *