Dampak Penerapan PSBK, Kasus Curanmor di Kota Bima Menurun

Kota Bima, Kahaba.- Selama penerapan Pembatasan Sosial Berbasis Kelurahan (PSBK) di Kota Bima, sangat berpengaruh terhadap menurunnya tindak kriminal terutama pencurian sepeda motor.

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono. Foto: Deno

Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono menyampaikan, dari jumlah laporan kasus curanmor, khusus wilayah Kota Bima hanya mencapai 10 persen. Menurunnya jumlah tersebut karena personil gabungan TNI-Polri serta instansi lain sering melakukan patroli keliling.

“Jika dibandingkan sebelum penerapan PSBK, jumlah laporan curanmor sangat banyak,” ungkapnya, Sabtu (30/5).

Selain petugas gabungan yang patroli keliling kata dia, tim Opsnal dari berbagai satuan baik dari Sat Reskrim, Sat Narkoba dan Sat Intelkam setiap hari tetap melakukan mobile terutama memantau tempat yang dianggap rawan.

Untuk mencegah tindak kriminal lain, Kapolres juga mengimbau agar pos kamling di tiap kelurahan tetap diaktifkan dan masyarakat tetap melakukan koordinasi serta kerjasama dengan Bhabinsa dan Bhabinkamtibmas di kelurahan masing-masing.

Dengan demikian, tindak kriminal akan bisa diatasi dan tidak memberi ruang bagi para pelaku untuk menjalankan aksinya. Karena lingkungan terus dijaga dan dipantau.

“Perketat penjagaan disetiap pintu masuk di kelurahan masing-masing untuk meminimalisir terjadinya kriminal” imbaunya.

*Kahaba-05

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *