Stock Habis, 4 Warga Madapangga Digigit Anjing tidak Disuntik Vaksin

Kabupaten Bima, Kahaba.- 4 warga Desa Campa Kecamatan Madapangga yang digigit anjing diduga rabies di So Soka watasan desa setempat, Minggu (31/5) lalu, tidak mendapatkan perawatan medis yang maksimal atau tidak disuntik vaksin. 4 orang warga tersebut yakni Dedi, Ibrahim, Syahwi dan Samsudin.

Ilustrasi

Kepala Desa Campa M Taufik mengatakan, 4 orang warga desa setempat yang digigit anjing sampai saat ini belum disuntik vaksin, sebagaimana penanganan pasien gigit anjing belakangan ini.

“Mereka saat pulang dari pegunungan untuk panen jagung, tiba di So Soka warga diserang anjing,” ujarnya, Selasa (2/6).

Informasi yang didapat kata dia, warga tidak diberikan vaksinasi lantaran ketersediaan stok vaksin tidak ada. Mestinya Puskesmas harus menyediakan obat vaksinasi. Tidak menunggu kejadian baru mengambil obat di Dinas Kesehatan (Dikes).

Kepala Puskesmas Madapangga Eva Juniarti membenarkan bahwa 4 warga Campa yang digigit anjing diduga rabies, tidak langsung divaksinasi saat itu, karena stok vaksin di puskesmas setempat habis.

“Kita akan vaksinasi hari ini, kebetulan vaksin sudah kita ambil,” ujarnya.

Kata dia, walau pun tidak divaksin pasca kejadian, petugas medis sudah diberikan tindakan lanjutan yakni luka korban dicuci dengan menggunakan air mengalir selama 15 menit.

*Kahaba-10

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *