oleh

Orang Tua Putri Minta Pelaku Dihukum Mati

-Kabar Bima-7 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Kematian Katrina Salina alias Putri (10) anak pertama Enji dan Imelda Suriyati, warga Manggarai yang diduga dibunuh oleh PA (37) masih meninggalkan kesedihan yang mendalam bagi orang tua dan keluarganya. (Baca. Bocah di Tanjung Ditemukan Tewas Gantung Diri)

Suasana di depan rumah putri saat dibawa ke RSUD Bima untuk visum. Foto: Bin

Ibu Kandung Putri Imelda merasa masih tidak percaya dengan kematian putrinya yang masih duduk di bangku kelas 3. Rasa trauma serta kesedihan tetap menyelimuti kehidupannya. Untuk itu, ia meminta pada pihak penegak hukum agar pelaku yang membunuh anaknya tersebut dihukum mati. (Baca. Ada Tanda Kekerasan Pada Bocah Gantung Diri, Ini Keterangan Polisi)

“Saya minta pelaku yang membunuh anak saya dihukum mati saja,” pintanya, Rabu (3/6). (Baca. Ada Kejanggalan Sebab Kematian Putri, Polisi Amankan Tetangga Korban)

Imelda mengaku tidak memiliki hubungan keluarga dengan tersangka. Hanya saja istri dari tersangka satu kampung dengannya. Namun terhadao kasus ini, pelaku tidak boleh diberi toleransi. Perbuatannya sangat keji dan meninggalkan kesedihan yang sangat mendalam. (Baca. Terkuak Kematian Bocah di Tanjung, Hasil Visum Putri Diperkosa Sebelum Digantung)

Atas nama keluarga, Imelda juga menyampaikan terima kasih kepada Polres Bima Kota yang sudah mengungkap kebenaran dibalik kematian putrinya tersebut. Ia pun mengapresiasi kerja cepat Kapolres Bima Kota AKBP Haryo Tejo Wicaksono menangkap pelaku yang membunuh anaknya. (Baca. Adik Korban Jadi Saksi Kunci, Ungkap Cerita Pemerkosaan dan Pembunuhan Putri)

“Kami sangat apresiasi,” ucapnya.

*Kahaba-05

Komentar

Kabar Terbaru