Polemik Anggaran Covid-19, Lurah Diingkatkan Agar Bekerja Transparan

Kota Bima, Kahaba.- Penggunaan dana Covid-19 disejumlah kelurahan menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Wakil rakyat pun mengingatkan kepada seluruh lurah agar bekerja transparan dan sesuai aturan.

Anggota Komisi I DPRD Kota Bima H Mustamin. Foto: Eric

Anggota DPRD Kota Bima H Mustamin menyampaikan, muncul aksi protes dari masyarakat soal anggaran Covid-19. Itu menandakan masyarakat sudah mulai kritis menyikapi kinerja pemerintah.

“Warga kritis itu wajar, karena menginginkan adanya penggunaan anggaran yang transparan,” ujarnya, Kamis (4/6).

Ia menuturkan, terhadap penggunaan anggaran itu, pihaknya beberapa pekan lalu turun ke kelurahan untuk mengetahui sejauhmana pengelolaan anggaran dimaksud. Serta mengevaluasi tingkat partisipasi masyarakat.

“Hasil turun kita akan dibahas kembali,” katanya.

Mustamin menjelaskan, dengan adanya persoalan itu pihaknya meminta kepada seluruh kepala pemerintah kelurahan agar dapat menjadikan pelajaran serta bahan evaluasi. Supaya pelaksanaan program melalui dana Covid dapat berjalan maksimal.

“Kami ingatkan kepada seluruh lurah, agar bisa mempergunakan anggaran dengan benar dan transparan, dengan tetap mengacu pada aturan,” tandasnya.

Duta PBB itu menambahkan, untuk menghindari terjadinya polemik di tengah masyarakat. Kepala kelurahan diminta untuk selalu berkoordinasi dan berkomunikasi dengan RT, RW, LPM, BKM serta perangkat kelurahan.

“Jika sosialisasi ini dilakukan sejak awal, maka masyarakat bisa mengerti tentang alur penggunaan dana Covid-19 dan polemik bisa dihindari,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. IMAN

    PERNYATAAN ANGGOTA YANG TERHORMAT H MUSTAMIN ANGGOTA DPRD KOTA BIMA PERLU DIAPREASIASI, SELAMA COVID YANG MEMBERIKAN PERNYATAAN BARU PAK DIRMAN DJ DAN H MUSTAMIN, JUMLAH 25 LHO. KALAU DIHUTUNG DENGAN MATEMATIK TINGGALDIBAGI JUMLAH KELURAHAN DENGAN JUMLAH NAGGOTA DEWAN UNTUK MELAKUKAN PENGAWASAN TERHADAP HAK KONTROL DEWAN DAN MEMBAUR DENGAN MASYARAKAT. JANGANKAN MENGGUNAKAN HAK PENGAWASN DEWAN, MEMBERIKAN PERTANYAAN SAJA KURANG, LALU BAGIMANA TANGGUNGJAWAB MORAL TERHADAP TUGAS-TUGAS DEWAN, INI PERLU DIEVALUASI PAK DEWAN TURUNLAH KETIKA ADA MASLAH ITU TUGAS MULIA PAK DEWAN RAKYAT AKAN MENGAPRESIASI BAPAK-BAPAK SEMOGA MENJADI MASUKAN. TIDAK USAH MARAH DENGAN MASUKAN MASYARAKAT. KOTA BIMA BARU BISA DAN MAJU CIVILSOCIATY TETAP MELAKUKAN KONGROL PD PEMERINTAH DAN DEWAN. TIDAK ADA NIAR SAMA SEKALI UNTUK SESUATU, RUGI HIDUP INI KALAU PUNYA TENDENSI, INI MURNI UNTUK KITA , TRMS PAK H MUSTAMIN YANG TELAH MEMBERIKAN PERNYATAAN DAN PAK DIRMAN DJ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *