oleh

Pesta di Tengah Corona, Gubernur: Sohibul Hajat Sudah Minta Maaf, Kenapa Diperpanjang

Kota Bima, Kahaba.- Gubernur di NTB H Zulkifliemansyah mengetahui soal peristiwa akad nikah Ajudan Walikota Bima dan anaknya Wakil Ketua DPRD Kota Bima. Ia pun meminta kepada semua pihak untuk tidak terus mendebatkan acara dimkasud. (Baca. Akad Nikah Anak Wakil Ketua DPRD di Tengah Covid-19 Disorot Warga)

Gubernur NTB H Zulkieflimansyah saat menyerap aspirasi di Bima. Foto: Dok Humas Pemkab Bima NTB

“Sohibul hajat sudah minta maaf. Kenapa terus diperpanjang,” ujar Gubernur saat kunjungan kerja di Kota Bima, Kamis (4/6). (Baca. Wakil Ketua DPRD Kota Bima Sampaikan Permohonan Maaf untuk Masyarakat dan Tim Gugus Tugas)

Orang nomor satu di NTB itu meminta dengan sangat agar seluruh pihak menghentikan segala perdebatan dalam mpolemikan peristiwa tersebut. Malah dirinya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membangun daerah ini dan memerangi pandemi Covid-19. (Baca. Acara di Tengah Corona, Walikota, Wawali dan Wakil Ketua Dewan tidak Memberikan Keteladanan)

Ia kembali berharap pada semua pihak, termasuk para elit dan pejabat serta unsur lain untuk tidak mendebatkan acara akad nikah itu lagi.

Disinggung mengenai peristiwa itu berujung ke meja hukum? Zulkifliemansyah memilih untuk tidak ingin menanggapinya. (Baca. Advokat Lapor Penyelenggara Akad Nikah di Tengah Pandemi Covid-19 ke Polres)

*Kahaba-01

Komentar

Kabar Terbaru