Kerugian Akibat Banjir Rob di Pasar Amahami Belum Ditaksir, Bagaimana Nasib Pedagang?

Kota Bima, Kahaba.- Kendati para pedagang sudah beranjak pulang, namun tidak sedikit barang dagangan yang berdampak akibat banjir rob yang menghantam Pasar Amahami. (Baca. Banjir Rob Hantam Lokasi Pasar Amahami)

Kondisi Pasar Amahami yang dihantam banjir rob. Foto: Bin

Akibat air laut meluap di sekitar wilayah timbunan di sebelah selatan dan barat pasar setempat, sekitar pukul 12.00 Wita Jumat (5/6), air menggenangi lokasi yang baru ditata oleh Pemerintah Kota Bima untuk pencegahan Covid-19 tersebut.

Lantas bagaimana dengan kerugian yang harus diterima oleh para pedagang tersebut? Kepala Pasar Amahami Marwan mengungkapkan, kondisi ini telah dilaporkan ke atasannya. Soal kerugian juga, akan dilaporkan.

“Solusinya belum tahu kita, apakah ditanggung oleh pemerintah atau tidak,” katanya.

Menurut dia, jumlah pedagang di lokasi baru tersebut ratusan orang. Sementara jumlah tenda lebih dari 50 unit. Satu tenda ditempatkan sebanyak 2 orang pedagang.

“Yang tergenang ini sekitar 30 tenda. Pedagang ini kebanyakan dari Kabupaten Bima,” sebutnya.

Disinggung kemana para pedagang di lokasi tersebut akan kembali berjualan, karena ditaksir air laut meluap hingga Minggu pekan ini. Marwan mengaku belum bisa memberikan keterangan soal itu.

“Masalah ini juga sudah kita laporkan ke atasan. Solusinya apakah dikembalikan ke tempat semula atau tidak,” terangnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *