Malam ini Warga Sambinae Tolak Pemasangan Pos Jaga

Kota Bima, Kahaba.- Malam ini, Jumat (5/6) warga Kelurahan Sambinae menolak kedatangan dan ditempatkannya pos jaga disejumlah wilayah kelurahan setempat. 3 unit pos jaga yang diantar pembuatnya pun memilih balik arah, setelah menerima penjelasan dari warga.

Warga Kelurahan Sambinae saat menolak kedatangan pos jaga untuk dipasang di sejumlah wilayah kelurahan setempat. Foto: Bin

Anggota Karang Taruna Kelurahan Sambinae Vaski mengungkapkan, pilihan mereka menolak kedatangan pos jaga tersebut karena saat pertemuan dengan Pemerintah Kelurahan Sambinae, tidak ada solusi.

Sebab sejak awal, warga menolak kebijakan lurah setempat yang tidak memberdayakan masyarakat untuk membuat pos jaga dari anggaran Covid-19, sementara tidak sedikit warga Sambinae yang berprofesi sebagai tukang kayu.

“Terkait masalah pos jaga dan portal yang tidak memberdayakan warga Sambinae, maka kami menolak kedatangan 3 pos jaga yang dipesan di luar Sambinae,” tegasnya.

Diakui Vaskin, pos jaga datang diantar pembuatnya sekitar pukul 20.30 Wita, menggunakan mobil Pick up. Mereka yang diberitahu warga kemudian mendatangi mobil Pick up tersebut dan meminta untuk membawa kembali pos jaga.

“Sempat kita tanya dulu, pos jaga untuk siapa. Dijawab untuk Kelurahan Sambinae. Lalu kita tolak dan menyuruh mereka bawa pulang kembali,” katanya dan menambahkan rencana pemasangan pos jaga ini juga tidak berkoordinasi dengan RT RW.

Di tempat yang sama, warga Kelurahan Sambinae Muhammad Aminullah menyampaikan, sampai kapan pun pihaknya tetap menolak dipasangnya pos jaga.

“Meski dibawa oleh siapapun pos jaga itu, tetap kami tolak. Karena ini sudah menjadi komitmen warga di Kelurahan Sambinae,” terangnya.

Disinggung apakah tidak memikirkan soal wabah ini, hanya karena persoalan pos jaga dibuat oleh warga di luar Sambinae? Aminullah menjawab, justru Lurah Sambinae sendiri yang telah mengabaikan dan tidak serius.

“Kalau serius lurahnya soal pencegahan Covid-19, mestinya membangun komunikasi dengan warga dan transparan,” tegasnya.

Aminullah juga menambahkan, mestinya kedua perangkat pencegahan Covid-19 itu dipasang sejak dulu. Bukan sekarang, karena PSBK juga sudah selesai.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *