Pembongkaran Tempat Pedagang Amahami Sudah Disosialisasi

Kota Bima, Kahaba.- Kepala UPT Pasar Amahami Marwan menegaskan, pembongkaran tempat pedagang di Pasar Amahami sudah melalui ketentuan. Seperti melakukan sosialisasi jika akan dilakukan pembongkaran.

Kepala UPT Pasar Amahami Marwan. Foto: Bin

“Pembongkaran sepihak dan tidak ada sosialisasi itu bahasanya pedagang. Padahal sebelumnya sudah kita beritahu akan ada pembongkaran,” tegasnya, Jumat (12/6).

Diakui Marwan, sosialisasi rencana pembongkaran tersebut bersamaan dengan sosialisasi pencegahan Covid-19 dengan Tim Gugus Tugas. Selain meminta agar tetap patuh pada protap Covid-19 seperti jaga jarak, rajin mencuci tangan dan selalu memakai masker, mereka juga memberitahu jika ada pembongkaran untuk penataan pasar.

“Karena penerapan protap Covid-19 ini seluruh Indonesia, terutama semua pasar. Lagi pula penataan dilakukan karena memang kondisi pasar sembrawut,” ungkapnya.

Menurut dia, sebelum pembongkaran juga pihaknya menyiapkan solusi. Karena masih banyak tempat yang bisa dipakai oleh pedagang, hanya saja perlu penataan agar lebih baik dan rapi.

“Pembongkaran ini juga sekaligus pendataan, tujuannya bagaimana pedagang yang ada di emperan juga tidak padat dan bisa rapi,” terangnya.

Marwan menambahkan, pembongkaran ini juga dilakukan sekalian untuk normalisasi saluran drainase. Karena sejak lama tidak pernah dibersihkan. Sehingga aktivitas di pasar juga tetap bersih dan nyaman.

“Pembongkaran juga dilakukan bertahap, karena harus benar-benar diatur para pedagang. Menentukan posisi yang tepat untuk jenis dagangan,” tambahnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *