oleh

Tim Pantau Harga LPG 3 Kg di Sub Penyalur

-Kabar Bima-5 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Pemerintah Kota Bima melalui Tim Pemantauan Pendistribusian BBM dan LPG tabung 3 Kg  memantau harga di sub penyalur yang tersebar di 5 kecamatan, Selasa (16/6).

Tim Pemantauan Pendistribusian BBM dan LPG tabung 3 Kg saat menyisir disejumlah penyalur. Foto: Eric

Anggota Tim yang juga Kabag Perekonomian Setda Kota Bima Ruslan menyampaikan, kegiatan tersebut dilakukan untuk melihat sejauhmana situasi alur distribusi dan harga jual tabung LPG 3 kilogram di Kota Bima

“Untuk memaksimalkan pantauan, kami membentuk 4 tim yang menyebar di seluruh kecamatan. Sehingga bisa diketahui sejauhmana tingkat kebutuhan masyarakat akan LPG dibandingkan BBM,” ujarnya, Selasa (16/6).

Menurut Ruslan, selama menyisir dibeberapa pangkalan. Pihaknya masih mendapatkan laporan tentang kendala proses pendistribusian dari penyalur ke sub penyalur. Kemudian adanya kelangkaan tabung gas LPG 3 kilogram, serta harga dijual masih di atas Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp 15 ribu untuk setiap tabung LPG 3 Kg.

“Hasil pantauan akan menjadi bahan evaluasi tim untuk menentukan langkah selanjutnya. Terutama menindak apabila ditemukan sub penyalur nakal yang menjual di luar daerah, atau yang sering menjual di atas HET,” katanya.

Ruslan mengungkapkan, karena terdapat sejumlah sub penyalur yang menjual LPG 3 Kg di atas HET, yaitu Rp 18.000 sampai Rp 20.000 per tabung. Pihaknya sudah berikan teguran. Tapi jika masih ada, pihaknya akan berikan sanksi berat, mulai dari pengurangan kuota LPG  sampai  pencabutan izin usaha.

Sementara itu Kasubag Sumber Daya Alam (SDA) Bagian Perekonomian Firman menambahkan, usai monitoring pihaknya mengimbau kepada seluruh sub penyalur LPG tabung 3 kg untuk tidak menjual keluar dari wilayah usaha dan melampaui HET yang sudah ditetapkan.

“Seluruh sub penyalur LPG tabung 3 kg untuk lebih peka terhadap kondisi masyarakat kita yang kian sulit, apalagi di tengah wabah Covid-19. Menjual LPG tabung 3 sesuai HET  sudah cukup membantu masyarakat kita,” tambahnya.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru