Insentif Imam, Bilal dan Marbot Belum Cair Karena Belum Diajukan Kelurahan

Kota Bima, Kahaba.- Belum terbayarkan sebagian insentif imam masjid, bilal dan marbot di beberapa kelurahan, rupanya terkendala pada pemerintah kelurahan yang belum mengajukan permohonan pembayaran.

Kepala BPKAD Kota Bima Zainuddin. Foto: Deno

Kepala BPKAD Kota Bima Zainuddin menyampaikan, untuk pembayaran insentif sebagian besar pemerintah kelurahan sudah dilakukan. Hanya saja di Kecamatan Mpunda, sebagian besar kelurahan belum dicairkan.

“Uangnya sudah ada di kas daerah, kami tinggal membayar jika sudah ada pengajuan dari kelurahan,” ujarnya, Rabu (17/6).

Terkait berapa besar insentif sejumlah pengurus masjid tersebut, Zainuddin mengaku kurang tahu, karena bukan wewenangnya. Pasalnya SK pengangkatan pengurus tersebut Bagian Kesra Setda yang bisa menjelaskan.

“Kalau nilainya kami tidak tahu, tapi untuk sistem pembayarannya dilakukan 1 kali dalam satu tahun kalender kerja,” katanya.

Sementara itu Kabag Kesra Setda H Ahmad menambahkan, terkait nilai insentif tersebut telah tertuang dalam APBD, sesuai dengan SK pengangkatan pemerintah daerah.

“Insentif Imam Masjid Rp 1,2 juta setahun, sedangkan bilal dan marbot Rp 1 juta juga masing-masing setahun sekali,” tambahnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

1 komentar

  1. Aqwam

    Simoan aja deposit aja uang itu., Lumayan buat tambah pad daerah kan udah biasa zainudin lakukan, udah pada tau zainudin akal dan taktik selama ini.. lihat aja pendapat daerah di APBD. Akal busuk mu pasti akan jadi belatung nantinya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *