SD Integral Luqman AL Hakim Lepas 30 Santri, Generasi Taqwa di Tengah Tantangan Zaman

Kota Bima, Kahaba.- SD Intgeral Luqman AL Hakim Kota Bima menggelar acara wisuda santriwan dan santriwati angkatan ke-VIII, di kebun Kelurahan Ule Kecamatan Asakota, Minggu (21/6). Kegiatan tersebut juga dihadiri Kepala SD Integral Luqman Al Hakim Usman Kadir, Ketua Yayasan Integral Pendidikan Hidayatullah Supriyono serta walimurid.

Foto bersama Santriwati SD Integral Luqman Al Hakim setelah diwisuda. Foto: Ist

Sebelum santriwan dan santriwati disematkan menjadi wisudawan, terlebih dahulu ada unjuk kebolehan seperti pembacaan ayat suci Al Quran dan sari tilawah, membaca ayat pendek, menghafal doa dan sejumlah tampilan lainnya.

Ketua Panitia Mundir Muttaqin dalam laporan menyampaikan rasa terimakasih pada wali murid atas kepercayaan menitipkan putra dan putri menuntut ilmu di SD Integral Lukman Al Hakim. Juga menyampaikan kebanggaan kepada keberhasilan siswa yang telah menyelesaikan seluruh pendidikan selama 6 tahun.

“Alhamdulillah semua proses pembelajaran akademik dan nilai-nilai keislaman telah diterima siswa dengan baik. Selanjutnya kami menyerahkan kembali kepada orang tua untuk membimbing dan mengarahkan anaknya ke jenjang lebih tinggi,” ujarnya.

Mundir menuturkan, pelaksanaan wisuda juga tetap mengacu pada protokoler Covid-19. Karena di tengah pandemi saat ini, semua telah direncanakan dengan menyediakan prosedur penanganan.

Foto bersama Santriwan SD Integral Luqman Al Hakim setelah diwisuda. Foto: Ist

“Kami telah menyediakan tempat cuci tangan, hand sanitizer dan mengatur jarak wali murid serta siswa selama pelaksanaan wisuda. Agar semua yang hadir terjaga dari wabah,” katanya.

Ia juga meminta kepada wali murid, setelah putra dan putrinya lulus agar program pendidikan keilmuan dan keagamaan dilanjutkan pada bidang yang sama. Supaya tetap tersistem dan terencana dengan baik, meskipun yang umum juga tidak apa-apa.

“Dengan jurusan bidang agama, tentu akan memudahkan siswa-siswi yang telah tamat bisa terus mengingat bacaan dan hafalan, bahkan bisa terus ditingkatkan,” bebernya.

Sementara itu, Kepala SD Integral Lukman Al Hakim Usman Kadir menegaskan, selama angkatan wisuda diselenggarakan, pihaknya tidak pernah menambah kuota jumlah siswa pada tiap kelas. Ini dilakukan agar seluruh materi pelajar yang disampaikan guru bisa diserap dengan baik.

Panitia Wisuda SD Integral Lukman Al Hakim. Foto: Ist

“Inshaa Allah wali murid bisa percaya, karena hasilnya bisa dilihat sekarang. Siswa mampu membaca dan menghafal Al Quran,” imbuhnya.

Usman Kadir menambahkan, para santriwan dan santriwanti yang diwisuda merupakan generasi emas dengan akhlak yang baik. Pengembangan kualitas siswa menjadi generasi tauhid, menanamkan nilai luhur dan keislaman telah diajarkan sejak awal memasuki dunia pendidikan.

“Seluruh siswa yang dilepas ini merupakan generasi taqwa, di tengah tantangan jaman yang semakin maju dan berkembang. Maka diminta kepada orang tua murid untuk tetap mendidik dan membimbing di lingkungan keluarga, agar nilai luhur dan agama tetap terjaga,” harapnya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *