oleh

Ibadah Haji Dibuka Kembali, Jumlah Jamaah Terbatas

-Kabar Bima-2 kali dibaca

Kota Bima, Kahaba.- Kerajaan Arab Saudi telah memutuskan menggelar ibadah haji 1441 H/2020 secara terbatas untuk warga negara asing atau ekspatriat yang saat ini sudah berdomisili di tanah suci tersebut.

Kasi Penyelenggaraan Haji Kemenag Kota Bima H Furkan Ar Roka. Foto: Eric

Kementerian Agama (Kemenag) Kota Bima melalui Kasi Penyelenggaraan Haji H Furkan Ar Roka menyampaikan, dibukanya kembali proses ibadah haji tersebut bukan berarti kuota keberangkatan JCH Kota Bima bisa diberangkatkan.

“Kemenag menegaskan pelaksanaan ibadah haji hanya berlaku untuk warga yang telah memiliki domisili di Arab Saudi, selain dari itu belum diperbolehkan,” ujarnya, Kamis (25/6).

Furkan menuturkan, keputusan pihak Arab Saudi tersebut sangat diapresiasi oleh pemerintah, karena lebih mengedepankan keselamatan jemaah selama penyelenggaraan ibadah haji.

“Pertimbangan serta keputusan yang pemerintah Arab Saudi mendapat respon positif dan dukungan dari sejumlah negara lain termasuk Indonesia. Karena untuk memutuskan mata rantai penyebaran Covid-19 yaitu menjaga jarak antara jemaah,” katanya.

Dengan tidak diberlakukannya kuota haji untuk seluruh negara di dunia selain Arab Saudi, semata – amta pertimbangan keselamatan para jemaah. Karena dalan ajaran agama mengajarkan bahwa mencegah kerusakan harus dikedepankan dari meraih kemanfaatan. Karenanya saat ini, berikhtiar menjaga keselamatan jemaah adalah hal utama.

“Keputusan demi kemaslahatan ummat jauh lebih penting. Apalagi angka penderita Covid-19 terus bertambah di belahan dunia,” ungkapnya.

Furkan membeberkan, dengan hanya diberlakukan ibadah haji pada negara tersebut. Maka pemerintah memastikan jadwal keberangkatan haji yang seharusnya tahun ini tetap akan diberangkatkan di tahun depan.

*Kahaba-04

Komentar

Kabar Terbaru