KB Yaa Bunayya Helat Anugerah Prestasi Anak Mandiri

Kota Bima, Kahaba.- Lembaga Pendidikan Anak Usia Dini KB TK Integral Yaa Bunayya kembali menggelar event akhir tahun untuk Anak didiknya, Minggu (28/6). Hanya saja, kali ini untuk jenjang Kelompok Bermain.

Foto bersama jajaran Pengurus KB Yaa Bunayya usai acara Anugerah Prestasi Anak Mandiri. Foto: Ist

Pelaksanaan  Anugerah Gelar Prestasi pada siswa PAUD Yaa Bunayya yang berada di bawah naungan Pendidikan Integral Hidayatullah/Yayasan Nurul Jadid Hidayatullah Kota Bima untuk layanan program Kelompok Bermain tersebut sengaja dihelat secara terpisah, dari Program Taman Kanak-Kanak dan Sekolah Dasar.

Sri, Pengelola KB TK menjelaskan, ini dilakukan karena tak lepas dari kondisi Pandemi Covid-19. Mengambil momen hari libur sehingga ayah bunda bisa mengantar dan mendampingi anandanya menerima penghargaan dari sekolah sebagai anak mandiri.

Diakuinya, acara tersebut digagas sekolah dan usulan serta pertimbangan orang tua, dengan mempertimbangkan keamanan dan kenyamanan anak, serta apresiasi terhadap ketekunan mereka selama belajar di jenjang kelompok bermain baik sebelum dan selama pandemi.

“Kami sengaja menggelar event tahunan kali ini secara terpisah. Pada hari Sabtu 20 Juni 2020 TK Yaa Bunayya melepas dan memberi penghargaan pada 49 anak didiknya. Kemudian hari Minggu 21 Juni 2020, SD Integral Lukman Al Hakim melepas 40-an anak didiknya dan kali ini PAUD (KB) Yaa Bunayya melepas 15 anak didik,” terangnya.

Sri mengakui, semua acara berjalan lancar dengan tetep memperhatikan protokol pencegahan Covid 19. Pihaknya pun tak ingin terlena dengan new normal yang segera berlaku, tapi tetap berkomitmen akan tetap berusaha mematuhi aturan yang berlaku.

Siswa-Siswi KB Yaa Bunayya bersama orang tua foto bersama usai acara Anugerah Prestasi Anak Mandiri. Foto: Ist

Ia juga mengungkapkan jika anak didik dan wali murid sangat merindukan dan menginginkan bisa berinteraksi dan belajar secara normal  kembali. Tapi mereka sepakat dan mendukung kebijakan sekolah yang mencarikan solusi terbaik  bagi putra-putrinya.

“Kami berterimakasih pada ayah bunda yang telah menemani dan mendampingi ananda. Memberikan support pada ananda dengan tetap berusaha memperhatikan kapasitas ruang dan jarak selama acara berlangsung,” katanya.

Begitupun pada semua wali murid dari KB, TK dan SD yang mendampingi anak-anak pada penerimaan rapor satu hari sebelumnya, bisa mengatur diri sehingga tidak terjadi kerumunan yang tidak diinginkan.

“Wali murid dan sekolah mempunyai harapan dan kecemasan yang sama,” tambahnya sambil tersenyum.

Ditanya apa kiat untuk tahun ajaran baru yang akan berlangsung, Sri menjawab pihaknya tengah mempersiapkan program pelaksanaan PAUD dari rumah secara Daring dan Luring. PPBD/PSB dilakukan secara online dan layanan langsung oleh petugas piket pada 5  hari kerja, antara pukul 08.30-11.30 Wita.

Tentang tatap muka pada tahun ajaran baru, pihaknya akan terus memantau info dan kebijakan yang berlaku dan mempersiapkan format terbaik yang bisa dilakukan bersama antara rumah dan sekolah.

“Insya Allah berbekal dari evaluasi pelaksanaan daring dari awal pandemi, ditambah  luring secara terbatas diakhir pandemik, kami optimis bisa menjalankan program pendidikan anak usia dini sesuai keadaan dan aturan yang berlaku. Begitu pun harapan bersama orang tua yang ingin terus memberikan bekal tumbuh kembang anaknya dengan seoptimal mungkin. Apalagi konsep pendidikan integral yang kami usung sejak pendirian, di antaranya adalah konsep integrasi antara pendidikan rumah dan sekolah,” paparnya.

Sri menambahkan, hikmah dari pandemi ini bagi lembaga adalah memperluas inovasi. Di satu sisi hikmahnya untuk keluarga adalah mempererat jalinan antara angota keluarga dan menegakkan al Ummu Madrosatul Ula serta mendorong peran Ayah sebagi figure keluarga dalam kelekatannya dengan anak.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *