oleh

Tangis Sang Nenek Saat Disambangi H Arifin Calon Bupati Bima

-Kabar Bima-1 kali dibaca

Kabupaten Bima, Kahaba.- Sungguh mengejutkan. Semua kaum lemah tak berdaya dibuat bahagia. Anak-anak yatim dari desa ke desa, pun nenek-nenek yang minim perhatian pemerintah, dibantu secara langsung oleh H Arifin. Penuh inisiatif. Itulah gambaran mantan pejabat DKI Jakarta yang akan berikhtiar sebagai calon Bupati Bima 2020 nanti.

Seorang nenek yang menangis setelah diberikan uang tunai oleh H Arifin. Foto: Ist

Di tengah sikap cuek dan ego pribadi kalangan pejabat dan orang kaya, apa yang dilakukan oleh H Arifin itu sangat aneh. Tapi begitulah watak aslinya. Spontan dan tergerak begitu saja hatinya. Ketika ada yang lemah, harus dikuatkan.

Sebut saja, seorang nenek di pelosok marginal daerah Bima terkaget-kaget dan terharu saat mendapatkan uang tunai, langsung dari H Arifin.

“Saya kaget dan bahagia, ternyata masih ada orang yang peduli terhadap kami. Untuk makan minum aja susah. Uang ini sangat berharga. Terima kasih pak, bareka lampa ra lao mena ta (semoga perjalanannya penuh barokah),” ucap sang nenek sambil berlinang air mata bahagia.

Dalam kunjungan di desa-desa lainnya, salah satu kegemaran H Arifin adalah memberikan bingkisan dan uang tunai kepada anak-anak yatim.

Reaksi yang senada juga diungkapkan oleh anak kecil, tetangga sang nenek itu. Mereka yang tersingkir itu mengucapkan terima kasih kepada H Arifin.

“Mudah-mudahan H Arifin dilancarkan segala urusannya,” kata anak itu polos sembari mengusap air matanya.

Dihubungi terpisah, Ilham AR menjelaskan bahwa suka berbagi sebenarnya kebiasaan H Arifin sejak lama, hanya saja tidak terlalu diekspose media.

“Publik Bima pun tahu, misalkan bakti sosial pembagian paket sembako untuk warga perantau terdampak Covid-19, kebanyakan dari kontribusi H Arifin, bersama kaum darmawan lain,” ungkap Sekjen DPP BMMB itu.

“Tadi bola mata saya juga ikut basah, saat H Arifin berikan uang tunai ke nenek tadi, soalnya H Arifin langsung mewek, menurut saya ini pengalaman yang mengesankan buat saya bahwa bahagia itu sederhana,” jelas Ketua DPP KNPI itu.

Sementara itu, H Arifin mengaku kaget mengenai masih banyaknya warga miskin dan terpinggirkan di Kabupaten Bima.

“Semua problem daerah bisa diatasi, asalkan punya dua hal, yakni ilmu dan keberanian. Pemerintah harus hadir untuk merumuskan kebijakan khusus untuk mengangkat martabat kaum lemah. Itu komitmen saya kalau dipercaya oleh masyarakat Kabupaten Bima untuk memimpin daerah ini,” kata H Arifin dengan tatapan mata yang optimis.

*Kahaba-01/Adv

Komentar

Kabar Terbaru