TK Al Mahasin Bima Gelar Kegiatan Pengimbasan untuk 20 Tenaga Pendidik

Kota Bima, Kahaba.- Setelah mengikuti proses Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dari BP PAUD Dikmas NTB, kini TK Al Mahasin Bima menggelar kegiatan pengimbasan untuk 20 peserta yang berasal dari tenaga pendidik.

Pemateri TK Al Mahasin Bima Nurul Hajriah saat memberikan materi pengimbasan bagi guru dan Pendidik PAUD dalam pelaksanaan belajar dari rumah. Foto: Ist

Kepala TK Al Mahasin Bima Ati Januarti menyampaikan, kegiatan ini bertujuan agar guru lebih memahami bagaimana cara mengajar dengan menggunakan sistem Dalam Jaringan (Daring) dan Luar Jaringan (Luring) pada masa Pandemi Covid-19.

“Kegiatan ini merupakan bagian dari aplikasi Surat Edaran (SE) Mendikbud Nomor 4 Tahun 2020, yang telah menetapkan aturan belajar dari rumah untuk anak-anak sekolah. Kemudian bekerja dari rumah bagi guru, termasuk yang bekerja di satuan PAUD,” paparnya, Rabu (8/7).

Melalui kegiatan inipula, diharapkan kepada seluruh peserta bisa melakukan pengimbasan lagi kepada sekolah asal tempat bekerja beserta wali murid. Karena status pandemi belum dicabut, maka program pembelajaran yang tepat untuk anak TK dan PAUD dilakukan secara Daring dan Luring. Seperti metode belajar Daring selama 3 hari dan Luring 2 hari.

Ati mengungkapkan, dari hasil pengimbasan ini diharapkan ke depannya anak-anak tidak mengalami sifat bosan dalam belajar. Kemudian wali murid lebih intens menemani anak saat belajar, sehingga mengetahui metode pembelajaran baru.

Dengan kegiatan pengimbasan inipula, seluruh orang tua bisa mengerti apa itu tugas guru. Karena selama ini wali murid menyerahkan tugas belajar anak pada sekolah, sekarang bisa memahami tugas berat seorang pendidik terhadap generasi bangsa.

“Disaat pandemi ini secara langsung menyadarkan kepada wali murid, bahwa tugas seorang guru tidaklah segampang yang terlihat,” katanya.

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *