Hasil Audit Pengawasan Masjid Baitul Hamid Akan Dipublikasikan

Kota Bima, Kahaba.- Setelah 3 pekan mengaudit Laporan Pertanggung Jawaban (LPJ) pengurus lama Masjid Baitul Hamid Kelurahan Penaraga, Yayasan Islam Bima merencanakan pekan ini akan mempublikasikannya. (Baca. Sorot Tidak Transparan Kelola Anggaran Masjid Baitul Hamid, Warga Mengadu ke Yayasan Islam)

Masjid Baitul Hamid Kelurahan Penaraga. Foto: Google Map

Ketua Yayasan Islam Bima H Muhammad yang dikonfirmasi membenarkan bahwa pengawas yang ditugaskan untuk memeriksa LPJ serta bukti fisik telah selesai bekerja. (Baca. Dana Masjid Baitul Hamid Ratusan Juta Diduga Dikorupsi)

“Terkait penggunaan dana Masjid Baitul Hamid yang menjadi sorotan masyarakat, pekan ini kami upayakan untuk sampaikan hasilnya,” ujar Muhammad, Minggu (19/7). (Baca. Yayasan Islam Diminta Kerja Serius Usut Dugaan Korupsi di Masjid Baitul Hamid)

Mengenai LPJ yang disampaikan pengurus lama berbeda dengan yang disampaikan kepada masyarakat dan Yayasan Islam Bima, H Muhammad justeru baru mengetahuinya melalui media. Namun dirinya tidak ingin masuk ke ranah itu, karena hanya fokus bekerja memeriksa sesuai LPJ yang  disampaikan pengurus lama. (Baca. Dugaan Korupsi Anggaran Masjid Baitul Hamid, Akademisi Sarankan Lapor Polisi)

“Pengawas kami hanya memeriksa LPJ yang disampaikan pengurus masjid, itu saja,” tegasnya. (Baca. Mantan Pengurus Masjid Baitul Hamid Beberkan Rincian Penggunaan Dana)

Muhammad menambahkan, pemeriksaan yang dilakukan pengawas meliputi jumlah dana yang masuk, kemudian jumlah pengeluaran sesuai dengan item kegiatan. (Baca. Dugaan Korupsi Anggaran Masjid Baitul Hamid, Pengurus: Semua Laporan Salah Ketik)

“Semuanya akan dicocokan bukti LPJ dan fisik pekerjaan, dan hasilnya nanti akan kami sampaikan,” tambahnya. (Baca. Klarifikasi Penggunaan Anggaran Masjid Masjid Baitul Hamid Dinilai Pembohongan Publik)

*Kahaba-04

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *