Seorang Dokter Terpapar Covid-19, Pelayanan di PKM Paruga Dibatasi

Kota Bima, Kahaba.- Setelah mengetahui salah seorang dokter yang bertugas di Puskesmas (PKM) Paruga terkonfirmasi positif Covid-19, pelayanan kesehatan di PKM setempat pun mulai dibatasi. (Baca. 3 Warga Kota Bima Positif Covid-19, Salah Satunya Balita)

Puskesmas Paruga. Foto: Google Map

Menurut Juru Bicara Tim Gugus Tugas Covid-19 Kota Bima H A Malik, pelayanan tidak lagi seperti sebelumnya. Terutama untuk para lanjut usia (Lansia), anak – anak dan ibu hamil, diarahkan untuk memeriksa kesehatan di PKM terdekat.

“Ini sebagai langkah antisipasi saja. Biar tidak meluas,” katanya, Selasa (21/7).

Diakui Malik, sebagian pelayanan kesehatan di PKM Paruga tetap dilaksanakan, tapi tidak untuk warga yang mudah terinfeksi wabah tersebut. Maka perlu dibatasi dan diarahkan ke PKM lain.

“Jadi pelayanan di PKM Paruga mulai hari ini diberlakukan protokol Covid-19 yang sangat ketat,” ujarnya.

Selain itu sambungnya, PKM Paruga juga dilakukan pembersihan dan penyemprotan oleh Dinas Kesehatan Kota Bima. Bahkan semua pegawai setempat juga dilakukan Rapid Test.

“Untuk hasil Rapid Testnya belum kita terima. Nanti pasti akan dikabarkan,” tuturnya.

*Kahaba-01

Bagikan Berita:
Komentari Berita Via Facebook
Komentar adalah tanggapan pribadi, bukan mewakili kebijakan redaksi kahaba.net. Kami berhak mengubah atau tidak menayangkan komentar yang mengandung spam atau kata-kata berbau pelecehan, intimidasi, dan SARA.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *